Solusi Kenyamanan Hidup

mission solusi kenyamanan hidup
Apa dan Bagaimana Mencari Solusi Kenyamanan Hidup?
Image source freepik

Nanti bagaimana, bukan bagaimana nanti. sering kita terlalu nyaman, menikmati hari demi hari dengan suka cita dan abai dengan masa depan.

Penyebaran virus corona yang begitu cepat dan telah menelan banyak korban jiwa diseluruh dunia, membuat saya berfikir lagi tentang nanti bagaimana, bagaimana masa depan saya dan bagaimana keluarga saya apa yang saya lakukan untuk melindungi diri dan keluarga.


Holla..

Jika ditanya, apa harapan dan cita-cita kamu? maka saya akan menjawab ingin jalan jalan keliling dunia. Siapa yang punya harapan dan cita-cita yang sama dengan saya, cung!

Iyess banyak orang yang punya harapan dan cita-cita ingin menikmati dunia, menghabiskan uang yang dimiliki untuk jalan jalan ke tempat destinasi wisata, kuliner atau membeli sesuatu dari berbagai belahan dunia.

Tetapi, masih sangat sedikit orang yang punya harapan dan cita-cita punya uang banyak, saldo tabungan aman untuk 7 keturunan dan memiliki investasi dimana-mana.

Saya bilang sedikit ya bukan tidak ada, karena memang gaya hidup jaman now itu terlalu santai.. sosial media membuat semuanya seakan tidak berjarak. Siapapun bebas mempublikasikan hal hal pribadi di sosial media, termasuk saat seseorang sedang bersenang-senang liburan ke luar negeri.

mission solusi kenyamanan hidup
Liburan Merupakan Salah Satu Kenyamanan Hidup Seseorang
Image source freepik


Suasana liburan di luar negeri, secara tidak langsung membuat alam bawah sadar seseorang ingin merasakan hal yang sama. Lalu munculkah keinginan untuk bisa melakukan hal yang sama. Hayoo ngaku, kalo aku sih yes! Hehe.

Sebenarnya tidak ada salahnya seseorang menikmati uang yang dimilikinya, tapi yang dikhawatirkan adalah hanya untuk kepuasaan sesaat bahkan demi eksistensi di sosia media saja.

Rasa puas dan kenikmatan diri atas pencapaian yang telah dimiliki itu sah sah saja, namun sebaiknya jangan terlanjur nyaman dengan keadaan tersebut. Apalagi uang habis dan tidak menghasilkan sesuatu untuk masa depan.


Seberapa Nyaman Kehidupan Kamu Sekarang?


Hal apa sih yang dapat mengetahui kenyamanan kehidupan seseorang? ada beberapa tahap untuk mengetahui seberapa nyaman kehidupan kamu sekarang.

JIka kamu sudah bisa membeli makanan atau minuman favorit, itu merupakan tahap pertama dari nyamannya kehidupan seseorang. Kamu menikmatinya dan kamu nyaman sudah bisa meminum atau memakan makanan tersebut

Yang kedua, jika kamu sudah bisa mengganti ponsel kamu yang lebih kekinian sehingga dapat menunjang pekerjaan kamu. Ini kamu sudah dalam tahap kenyamanan young professional, kamu bisa mewujudkan apa yang kamu butuhkan untuk menunjang pekerjaan kamu.

mission solusi kenyamanan hidup
Seberapa Nyaman Kehidupan Kamu Sekarang?
Image source freepik


Yang ketiga, kamu menikah dan memiliki keluarga baru, bisa bulan madu ketempat impian, punya rumah dan punya mobil.

Yang keempat, memiliki anak, ketika pada tahap kamu sudah berkeluarga dan memiliki anak, sebenarnya hidup kamu sudah dalam tahap nyaman karena kamu sudah memiliki keluarga yang utuh.

mission solusi kenyamanan hidup
Menikah dan Memiliki Keluarga Lengkap Tentu Memiliki Banyak Tantangan
Image source freepik

Nah ketika kamu sudah memiliki keluarga yang utuh, beban kehidupan kamu juga akan bertambah dong, mau ngga mau kamu khususnya kepala keluarga tentu harus bekerja keras untuk dapat membahagiaan keluarga dirumah.

Pada tahap ini juga terkadang banyak tantangannya, dan kamu suka tidak suka harus bisa melalui tantangan kehidupan tersebut agar kamu tetap hidup nyaman.

Bagaimana Agar Hidup Nyaman?


Tantangan kehidupan jaman now itu sangat berat bro and sis, kamu dihadapkan dengan segala kenikmatan dan kamu bisa saja mengambil semua kenikmatan tersebut.

Eits, tapi bukan berarti kamu bisa ambil semua tanpa memperhatikan apakah kamu mampu atau tidak setelahlah, misalnya kamu ingin mobil terbaru, kamu bisa saja membeli dengan sistem cicilan, tapi apakah kamu benar benar membutuhkan mobil baru tersebut? Apakah kamu mampu membayar cicilan mobil baru tersebut?

Ngga mau kan hidup kamu ngga nyaman karena kesalahan kamu sendiri? Saya sih ngga mau, maunya hidup tetap nyaman tanpa godaan hehe, emang bisa? bisa dong, jika kita bisa melakukan hal hal yang membuat hidup kita nyaman.

mission solusi kenyamanan hidup
Bagaimana Agar Hidup Nyaman?
Image source freepik

Bedakan Mana Keinginan dan Kebutuhan


Ini merupakan hal mendasar yang kamu harus paham banget, jika kamu ngga memahami ini maka keuangan keluarga kamu bisa bocor halus terus menerus. Nah kalo sudah bocor kamu sendiri yang rugi.

Misalnya nih kamu yang pekerja kantoran, kamu ingin makan siang di restoran padang, tapi sebenarnya kamu hanya butuh makan siang kan, ngga harus makan siang di restoran padang. Nah kamu bisa membawa bekel sendiri dari rumah untuk makan siang kamu.

Belum lagi godaan dari teman teman dikantor, yang ajak makan siang keluar kantor, hari imakan disana besok makan disini hehe.. ini harus bisa kamu bedakan ya agar keuangan kamu aman,


Managemen Risiko


Setuju ngga sih kalo hidup ini banyak banget risikonya, ngga jauh jauh deh saat ini negara kita sedang menghadapi virus corona. Virus corona ini merupakan hal yang tidak terduga dapat dialami oleh negara kita.

Pertanyaannya adalah apakah kamu sudah melakukan perencanaan untuk melindungi diri kamu dan keluarga kamu dari kemungkinan risiko yang terjadi.

Jika kamu sudah memlikinya perencanaan tersebut, maka sangat baik. Namun jika kamu belum memiliki perencanaan untuk melindungi diri kamu dan keluarga, maka sudah saatnya kamu membuatnya, jangan tunda tunda lagi ya.. jangan.

mission solusi kenyamanan hidup
Risiko Hidup Banyak, Bisa Datang Kapan Saja dan Kepada Siapa Saja
Image source freepik


Peace of Mine, mungkinkah?


Permasalah setiap orang itu berbeda beda, ringan atau beratnya permasalahan seseorang juga tergantung bagaimana seseorang tersebut menjalanai kehidupannya.

Kehidupan yang dijalani saat ini apakah hanya untuk saat ini saja, apakah sudah memikirkan masa depannya?.

Peace of mine bisa saja dimiliki sesorang lho, jika orang tersebut sudah menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapinya.

Solusi yang dapat melindungi diri dan keluarganya saat ini dan dimasa mendatang. Seperti MiSmart Insurance Solution (MISSION) yang baru saja diluncurkan oleh Manulife.

MiSmart Insurance Solution (MISSION) ini bisa jadi solusi kenyamanan hidup kamu dalam berbagai tahap kehidupan, dilengkapi dengan nvestasi jangka panjang guna memenuhi tujuan finansial kamu.


MISSION Solusi 3 in 1 (Proteksi, Investasi, Kesehatan)


Melihat kecenderungan rendahnya alokasi finansial milenial untuk perlindungan atau asuransi jiwa, Manulife Indonesia berinisiatif meluncurkan MISSION nih ntuk memenuhi kebutuhan dana ekstra untuk diri dan anak-anak kamu hingga memasuki masa pensiun nanti.

MISSION dilengkapi dengan asuransi tambahan berupa solusi 3 in 1 yakni perlindungan jiwa, investasi dan solusi perlindungan kesehatan.

Kunggulan MiSmart Insurance Solution

  • Premi Terjangkau, Pilih premi sesuai kebutuhanmu, mulai dari Rp. 4.000.000/USD 400 per tahun.
  • Manfaat Loyalitas Total 750%, 50% dari premi dasar tahunan di akhir tahun polis ke-10 dan 700% dari premi dasar tahunan di akhir tahun polis ke-25.
  • Penggantian Biaya Rumah Sakit Sesuai Tagihan, Manfaat Penggantian Biaya Rumah Sakit sesuai dengan yang tercantum pada Tabel Manfaat Perawatan Rawat Inap, baik karena sakit maupun kecelakaan. Manfaat Tahunan Tambahan untuk 4 Penyakit Khusus: Kanker, Serangan Jantung, Gagal Ginjal, dan Transplantasi Organ
  • Uang Pertanggungan Optimal, Perlindungan Jiwa Hingga Seumur Hidup Hingga 110 Tahun.

Saya sendiri belum memiliki produk terbaru dari Manulife ini, setidaknya MiSmart Insurance Solution (MiSSION)  ini bisa menjadi gambaran kamu untuk menemukan solusi untuk kenyamanan hidup kamu juga ya.

Informasi lengkap tentang MiSmart Insurance Solution (MISSON) bisa kamu cek disini ya https://www.manulife.co.id/mission


Tipe Millennial Apakah Kamu?


Buat kamu yang lahir di tahun 1981 - 1999 selamat ya punya julukan sebagai generasi millennial, penasaran ngga sih kamu masuk dalam tipe millenial yang seperti apa.

Manulife membantu kamu untuk mengetahui tipe millennial seperti apa kamu, ada 4 (empat) tipe yaitu The Visionaru, The Adventurer, The Leader, The Collaborator.

Kamu bisa ikutan tesnya melalui link berikut Wujudkan Missionmu dari hasil tes tersebut kamu bisa tuh tentukan masa depan kamu berdasarkan karakter yang kamu miliki.
mission solusi kenyamanan hidup
Tipe Millennial Seperti Apa Kamu?


Saya sudah ikutan dong, ada yang penasaran ngga kalo saya tipe millennial seperti apa? Iyess I'am The Visionary yang inspiratif, karismatik dan ekspresif.

Dari hasil tes tersebut saya sudah ngga ragu lagi untuk melangkah demi masa depan cerah hasekk.. ngga mau dong jadi generasi yang terlalu santuy dan ngga punya masa depan.
mission solusi kenyamanan hidup
I'am The Visionary


Jadi.. ngga ada alasan lagi untuk ngga mikirin masa depan, karena kamu generasi millenial dimana masa depan bangsa ini ada ditangan kalian juga yang nantinya menghasilkan generasi yang akan meneruskan keberlangsungan bangsa kita.

--

Kesimpulan

  1. Kenyamanan hidup itu bukan hanya saat ini saja, tapi bagaimana nanti 10 tahun, 20 tahun bahkan 50 tahun nanti.
  2. Sudah saatnya berfikir nanti bagaimana, bukan bagaimana nanti
  3. Peninggalan berharga apa yang sudah kamu persiapkan untuk keluarga kamu jika nantinya kamu meninggalkan dunia ini
  4. MiSmart Insurance Solution (MISSON) dari Manulife bisa memberikan Solusi 3 in 1 yaitu Proteksi, Investasi, dan Kesehatan untuk melengkapi kenyamanan hidup kamu.

Semoga curhatan saya ini bisa menginspirasi kamu kamu yang masih belum tahu mau dibawa kemana hidup kamu..hasekk hehe minimal kamu tau bahwa ngga selamanya hidup asik terus, dan sudah saatnya memikirkan masa depan.

Semangat mencari solusi kenyamanan hidup kamu ya..

Salam hangat,

Elly Nurul

Elly Nurul

218 komentar:

  1. Kalau mikirnya gimana nanti berarti belum punya persiapan di masa akan datang ya. sebaliknya kalau nanti gimana dari sekarang sudah disiapkan segala sesuatunay termasuk proteksi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nanti bagaimana jika terjadi hal hal diluar dugaan dan mendadak.. dengan persiapan salah satunya dengan perlindungan diri, bagian dari upaya untuk persiapan masa depan ya mbak

      Hapus
  2. Kalau impian hidup nyamanku sih terbebas dari hutang. Kalau bisa, tambah investasi. Biar hidup apa adanya, asal hati bahagia. Jadi pikiran juga waras

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin.. impian banyak orang ya ini mbak, bebas dari hutang gan punya banyak investasi, semoga kita senantiasa sehat ya mbak sehingga bisa mewujudkan impian

      Hapus
  3. itu mesti mobile ya engga bisa lewat web? setiap kali aku klik musti ke beranda huhu..
    tapi menanggapi pentingnya 10 20 tahun mendatang, aku sendiri udah mikirin tapi malah belum bertekad memenuhi, di usia segini yang seharusnya udah punya tabungan setidak-tidaknya malah dipakai untuk 'keinginan' :))
    semoga aja tahun ini bisa lebih fokus ke menabung daripada hura2 hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo mbak, ngga khusus mobile.. via apps juga bisa mbakku.. dicoba lagi deh mungkin jaringannya.. aku doakan semoga mbak lebih fokus untuk menabung ya.. akupun masih harus berjuang nih mbak.. semangat

      Hapus
  4. Memang proteksi tuh penting banget yah,apalagi kalo udah punya anak gini. Mikirin biaya kuliah dengan tingkat inflasi 10% aja udah puyeng duluan, udah paling bener mendingan punya proteksi sesegera mungkin lah yah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga semakin banyak orangtua yang berfikir sama seperti mbak ya.. mulai memikirkan proteksi untuk masa depan keluarga

      Hapus
  5. setuju bageeet, kenyamanan hidup itu bukan cuma saat ini, kita harus mempersiapkan dan memikirkan beberapa tahun kedepan yaaa, masa depan itu penting banget untuk dipersiapkan hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyess.. apalagi buat ka demia yang masih single ya.. harus sudah memikirkan masa depan dari sekarang ya ka

      Hapus
  6. Yap, harus mikir banget NANTI GIMANA, bukan gimana nanti.
    Ini asuransi yg mengerti kebutuhan (calon) nasabah, ya
    Kita betul2 paham karakter diri sebelum memutuskan mau ambil asuransi yg mana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah yang yang paling mengerti dan memahami kebutuhan calon nasabah yang bisa jadi pilihan ya mbak

      Hapus
  7. Impian saya dasawarsa pertama berumah tangga sudah tercapai semua, masya Alloh.

    sekarang masuk dasawarsa kedua, fokus ke nabung, biaya sekolah anak-anak, haji dan rencana bisnis cadangan.

    Inginnya semua lancar tercapai. Wallahu a'lam. Semoga rencana dan ikhtiar kami diridhoi-Nya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. MashaAllah mbak, aku terharu.. semoga semua rencana dan ikhtiar mbak mendapat ridho-nya.. aamiin

      Hapus
  8. Aku tipe yg visionary. Sejak memutuskan utk menikah, aku dan suami langsung ngomongin apa saja yg hrs kita persiapkan utk 5-10 tahun ke depan. Kita buat goal bersama dan goal pribadi beserta target yg ingin dicapai dlm waktu dekat. Termasuk mempersiapkan tabungan sekolah anak (meski blm punya anak pd saat itu) dan utk kesehatan. Krn kami berdua menyadari bahwa hidup hrs ada tujuan dan hrs disiapkan utk masa dpn.

    BalasHapus
    Balasan
    1. MashaAllah mba dewi, terharu akutuh dengan perjuangan mbak dan suami hingga saat ini.. semoga kita semua termasuk yang sudah menyadari pentingnya perlindungan untuk masa depan ya

      Hapus
  9. Alhamdulillah saat ini sudah mempersiapkan dana untuk 'leha-leha' karena kita tahu suatu saat nanti pasti sudah tidak produktif lagi. Selagi masih muda, kerja semampunya dan nabung sesuai porsinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ah ini setuju banget, masa depan dipersiapkan dari sekarang ya.. supaya nanti sudah siap dengan segala kemungkinan yang terjadi

      Hapus
  10. Kenyamanan hidup bukan hanya saat ini ya ketika masih produktif, tapi justru dipersiapkan untuk nanti saat waktunya menikmati hidup.
    Asuransi yang sesuai banget dengan kebutuhan calon nasabah ini.
    Makasih info dan pengingatnya, mba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama sama saling mengingatkan ya mbak, semoga mulai hari ini kita lebih memikirkan masa depan bukan karena kenyamanan saat ini saja

      Hapus
  11. Saya juga tadinya pengennya traveling. Tetapi, lebih pengen keliling Indonesia. Nah, sejak adanya pandemi ini, mulai agak berubah mikirnya. Pengennya punya keuangan yang lebih aman biar gak cemas-cemas amat saat ada cobaan kayak gini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, keuangan kita saat ini harus dijaga.. karena kita ngga akan pernah tahu apa yang akan diterjadi dimasa depan ya.. yang utama kita harus mempersiapkan masa depan dari sekarang

      Hapus
  12. Biaya perawatan di rumah sakit jumlahnya tidak sedikit. Di sinilah perlunya kita memiliki asuransi sbg bentuk perlindungan untuk kesehatan kita. Dan asuransi MiSmart ini cukup menarik, apalagi preminya cukup terjangkau mulai Rp. 4 jt per tahun

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mas, biaya RS besar, tabungan bisa habis jika tidak menggunakan asuransi, maka itu asuransi yang bisa mengcover kesehatan sangat penting apalagi bisa investasi juga

      Hapus
  13. saya sudah sampai pada tahap skala prioritas. Karena kalau kerja [siaran] itu ketemu narsum berkaitan dgn finance maka coba praktekan. Salah satunya ya beli asuransi. Karena namanya hidup nggak ada yang tahu apa yang akan terjadi di depan kan, seperti saat ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dapet ilmu keuangan langsung dari narasumber tentang keuangan itu sangat langka lho mbak, dan langsung mempraktikannya dalam keuangan keluarga itu sudah paling tepat ya..

      Hapus
  14. Nah itu kadang suka nggak konsisten nih menahan untuk membeli sesuai keinginan dan kebutuhan. Memang udah seharusnya sejak dini memikirkan nanti bagaimana bukan bagaimana nanti

    BalasHapus
    Balasan
    1. kadang aku juga masih tergoda ko mbak huhu.. memang harus pelan pelan.. semoga bisa konsisten untuk mulai memikirkan masa depan

      Hapus
  15. Setuju sih untuk menikmati kenyamanan hidup di masa depan ada baiknya direncanakan dan disediain dananya sejak sekarang. Salah satunya ya dengan memiliki asuransi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyess asuransi sebagai upaya perlindungan diri kita dan keluarga atas kemungkinan yang terjadi dimasa depan ya ka

      Hapus
  16. Proteksi investasi dan kesehatan ini memang sangat krusial. Orang akan gelisah jika ketiganya belum terpenuhi
    Adanya penawaran ini pasti bisa jadi solusi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bismillah ya teh.. dengan adanya mission dari manulife ini menjadi solusi untuk proteksi, kesehatan dan juga investasi ya

      Hapus
    2. Betul. Setahun ini saya juga masih punya proteksi. Semoga sih tidak terjadi apa-apa dengan kita ya....

      Hapus
  17. Setuju banget dengan memikirkan kan nanti bagaimana bukan bagaimana nanti. Saya termasuk yang suka merencanakan kehidupan 5 hingga 10 tahun mendatang. Harus bersiap dengan segala yang akan dihadapi di masa depan dan memiliki asuransi adalah salah satu persiapan yang baik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, memiliki asuransi salah satu persiapan yang baik untuk menghadapi segala kemungkinan dimasa depan ya

      Hapus
  18. Senang banget mbak dengan pernyataan utamakan kebutuhan bukan keingan dan nanti bagaimana dan bukan bagaimana nanti. Apalagi bagi seorang Ibu terasa banget kalau memang enggak punya solusi khususnya perencanaan keuangan. Terlebih saat ini di tengah kesulitan berbagai masalah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. I feel you mbak, tugas seorang Ibu memang tidak ringan, tentang perencanaan keluarga juga harus dipikirkan agar siap dalam segala suasana

      Hapus
  19. Masa depan harus dipersiapkan sejak dini ya mbak demi mendapatkan kehidupan yang nyaman sampai nanti. Semakin bertambah umur dimana kita sudah berkeluarga punya ini itu tentu kebutuhan juga bertambah. Bahkan keinginan pun juga makin banyak. Nah kalau kita cuma memenuhi keinginan akankah bisa bahagia disaat tua nanti? Barangkali ini yang harus kita siapkan sejak awal.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju mbak, semakin bertambah usia maka semakin bertambah juga kebutuhan dan risiko hidup juga semakin tinggi, maka sedari muda harus bisa memikirkan masa depan.. dan jangan terlalu nyaman pada zona saat ini.. tapi bagaimana hari tua bisa lebih nyaman ya mbak

      Hapus
  20. Bismillah ya mba. Aku merasakan dalam hidupku kenyamanan mba. Dan semoga kenyamanan ini selalu menyertai.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pengen banget mencapai zona kenyamanan kyk gtu di masa muda. Kudu kerja keras nih buat mencapai target2nya, biar saat pensiun jg tenang ya

      Hapus
  21. Aku masih di tahap 2 yang bisa beli apa apa sndiri kak.. Huhu.. Masih ada 2 tahap lagi. Yaa...


    Beber si.. Nanti gimana. Bukan bagaimana nanti..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat mbak, selama masih muda yuk ah mulai memikirkan masa depan keluarga kita nanti.. bismillah ya

      Hapus
  22. Menjalani hidup ini emang harus jelas tujuannya dan benar nih pertanyaan yang harus muncul di benak kita adalah nanti bagaimana bukan bagaimana nanti. Ya intinya mah masa depan itu harus kita persiapkan sedari sekarang ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, karena masa depan yang menentukan adalah diri kita sendiri.. semangat yah

      Hapus
  23. Bener banget, masa depan penuh dengan ketidak pastian, manusia hanya bisa merencanakan sebaik2nya. Tapi lbh baik emang planning daripada menjalani hidup tanpa tujuan sama sekali ya mbak. Persiapan finansial itu penting banget, salah satunya jg kudu punya asuransi,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah nyoba kuisionernya dan aku tipe yang sama dengan mbak Elly, emang kalau mau nglakuin sesuatu biasanya dipikir2 dulu dgn serius apalagi sekadar beli sesuatu yang mungkin kurang bermanfat hehe

      Hapus
  24. Seberapa nyaman hidup saya sekarang? Eh jadi ikutan mikir iya ya seberapa nyaman? hmm...diingat-ingat Alhamdulillah nyaman banget ternyata. Masih bisa ada untuk makan hari ini, esok dan lusa. Katanya kalau begitu kita termasuk orang kaya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah ya mbak, semoga kenyamanannya ngga cuma hari ini saja tapi juga untuk masa tua nanti.. aamiin

      Hapus
  25. Manusiatinggal menjalani hidup ya mba, tapi kejadian tak terduka kadang bikin kita waspada
    penting banget punya perlindungan dan proteksi diri apalagi sekarang wabah covid19 ini. Sehat selalu ya Mba Nurul

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo mbak, iyess kita ngga ngga pernah tau apa yang akan terjadi di masa depan, sebaik baik kita adalah bagaimana bisa mempersiapkan masa depan dengan sebaik mungkin

      Hapus
  26. setuju banget mba Elly, kenyamanan hidup bukan dinilai dari kondisi sekarang justru nanti yah makanya saat ini aku masih qerja qeras bagai quda biar hasilnya nanti bisa dinikmatin :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. MashaAllah.. semangat terus mbak, InshaAllah kerja keras kita akan berbuah manis ya.. aamiin

      Hapus
  27. Membedakan mana antara kebutuhan dan keinginan ini masih terasa berat buat saya pribadi. Tapi kalau mengingat lagi bagiamana kehidupan nanti, selalu bisa mengalahkan rasa ego. Jadinya kalau gak butuh ya sudah ngalah jangan beli

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mengalahkan ego emang berat ya mbak, semoga setiap harinya kita terus belajar untuk bisa mengalahkan ego ya.. bismillah

      Hapus
  28. Nanti bagaimana?? Kadang pertanyaan begutu juga aku mikir. Nenyelinap erat di pelupuk otak hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat mbak, semoga masa depan cerah untuk kita semua ya.. aamiin

      Hapus
  29. saat ini kita tuh memamng harus jeli banget sama yg namanya kebutuhan dan juga keinginan ya kak Elly, dan penting banget sih yg namanya proteksi berupa asuransi jiwa bagi para millenials

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo mbak, setuju banget kita harus lebih peka lagi apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan kita.. apalagi bagi para millennials.. pastinya masa depan cerah harus diraih dong.. semangat

      Hapus
  30. Setiap orang tentunya pengen hidup nyaman yah mom tinggal effort ya aja sejauh mana. Menyiapkan segalanya termasuk untuk anak. Btw aku udah coba tesnya dan masuk the adventurer. Hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Owow the adventurer nih.. semoga sudah semakin paham ya kedepannya harus bagaimana dan berbuat apa? semangat

      Hapus
  31. Kadang kita lupa mana yang kebutuhan dan keinginan jadi bikin bocor deh keuangan. Perlu banget punya investasi seperti asuransi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyess harus lebih peka lagi antara mana yang menjadi kebutuhan dan keinginan agar keuangan keluarga tetep stabil ya mbak

      Hapus
  32. Ah ya, kadang aku suka kelupaan soal "bagaimana nanti" dan "nanti bagaimana" ini. Harus cepat sadar ini. Jangan sampe terlalu nyaman :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. terlalu nyaman dalam situasi sekarang juga kurang bagus ya mbak, nyaman saat ini dan masa depan itu lebih baik.. semangat

      Hapus
  33. Kadang pgn jadi orang yang "bagaimana nanti". Kayaknya santai hidupnya. Anyway, aku jadi ikutan kuisnya. Seru juga tau kita tipe yang mana. Apapun tipenya, managemen resiko tetap hrs dipikirin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyes managemen risiko harus dipelajari sehingga kita tau harus bagaimana terutama disaat keadaan ekonomi yang kurang baik ya mbak

      Hapus
  34. Tingkat kenyamanan orang berbeda-beda, tapi memang kenyamanan finansial bisa diartikan nyaman dalam hidup tanpa kesusahan. Itulah kenapa memang diperlukan langkah strategis untuk memastikan kenyamanan hidup Kita di masa mendatang juga, bukan hanya Masa kini ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyess.. kenyamanan yang hakiki itu nyaman masa kini dan masa depan.. semangat

      Hapus
  35. Punya tabungan, asuransi ataupun investasi, apapun kondisinya bikin kita lebih tenang ya. Mau travelling atau enggak jaminan sudah ada

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyess punya asuransi ataupun investasi kita jadi lebih tenang menjalankan kehidupan ya mbak

      Hapus
  36. Masuk usia 24, aku juga mulai mengubah pikiran jadi "Nanti Gimana" setelah bertahun-tahun cuma fokus sama masa kini aja. Ya, tabungan sama investasi ini memang penting banget untuk kelangsungan hidup di masa sekarang dan masa depan juga. Mulai deh sekarang bener-bener ngepress bedain kebutuhan sama keinginan.

    MISSON ini juga kayak paket lengkap yang langsung dpt proteksi diri, investasi dan menjamin kesehatan juga, ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah usianya masih muda banget mbak, semangat belajar tentang keuangan ya ka.. semoga masa depan cerah, iyess kamu bisa pilih Mission ini untuk proteksi sekaligus investasi buat masa depan kamu

      Hapus
  37. Pandemi ini memang benar-benar bikin kondisi keuangan keluarga agak terganggu. Memang menyiapkan proteksi terhadap masa-masa darurat gini dan untuk masa depan itu penting banget untuk keluarga ya, Mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyess, kita ngga tau risiko apa saja yang mungkin dihadapai dimasa depan, saat ini kita harus berupaya untuk meminimalisir segala kemungkinan risiko yang bisa terjadi dengan adanya proteksi atau asuransi

      Hapus
  38. Ngomongin nyaman itu hal relatif banget, Mbak. Ada yang lebih bahagia dengan traveling dibanding punya gawai terkini. Ada yang harus koleksi model sepatu terbaru, and so on. Apapun itu perlu perencanaan buat jangka pendek hingga jangka panjang karena kita kan berharap untuk panjang umur.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyess perencanaan hidup harus dirancang, baik pendek maupun panjang.. agar hidup juga semakin produktif ya mbak.. semangat

      Hapus
  39. Aku merasa tertampar banget sama kalimat pertama, terlalu abai sama masa depan. Aku kayaknya perlu kerja lebih keras lagi biar pas tua tinggal menikmati hasil. Thank you so much for sharing mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. with pleasure ya mbak, semoga tulisan ini bermanfaat dan membantu kakak untuk memulai merencanakan masa depan cerah.. aamiin

      Hapus
  40. Dan nanti sampailah pada tahap mau beli atau tidak makanan dan minuman favorit bukan berdasarkan lagi pengin aja, tapi karena memang sadar kondisi diri boleh atau sudah perlu menahan diri (dan bukan dari segi dompet, hehehe). Hmm, banyak yang perlu dipersiapkan memang untuk masa depan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat ya mbak, memang banyak yang harus dipersiapkan untuk masa depan.. semoga kita senantiasa sehat ya mbak

      Hapus
  41. Keren deh Mission ini. Menjawab kebutuhan kita banget. Ya kebutuhan proteksi, kebutuhan investasi, dan juga jaminan kesehatan. Apalagi jika preminya bias disesuaikan. Menarik. Kudu baca lebih jauh deh aku.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Informasi lebih lengkap tentang Mission bisa melalui website manulife ya mbak.. semoga membantu ya

      Hapus
  42. Malah terdistraksi mencoba kuisnya. Eh aku rupanya masuk si petualang. Hehehe agak kurang cocok sih, soalnya jawaban pertanyaannya banyak yang kurang pas. Sepakat mba Elly definisi nyaman tiap individu bisa berbeda-beda, jadi tidak perlu pakai standar orang lain agar kita nyaman dan bahagia. Salam hangat mba Elly:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyess yang paling memahami diri kita dan kebutuhan diri ya diri kita sendiri, yang utama adalah bagaimana kita tidak terlalu nyaman dengan saat ini saja, tapi harus juga berfikir nyaman dimasa depan

      Hapus
  43. Benar banget kalau permasalah setiap orang itu berbeda-beda ya mba. Ada yang ringan ada yang berat. Tapi semua memang tergantung bagaimana seseorang tersebut menjalanai kehidupannya. Apalagi dalam memutuskan antara kebutuhan dan keinginan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bismillah ya mbak, semoga semakin hari kita menjadi lebih baik lagi.. yang ngga hanya mikirin masa sekarang aja tapi harus bisa memikirkan masa depan diri dan keluarga nantinya

      Hapus
  44. Yup mudah-mudahan dengan adanya pandemi ini hikmahnya adalah mengubah mindset banyak orang. Bukan lagi berpikir bagaimana nanti. Tetapi, nanti bagaimana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak kebaikan dalam setiap kejadian ya.. semoga kita semua menjadi manusia yang banyak belajar dari setiap kejadian dan ngga hanya mikirin hari ini aja tapi juga harus mikirin masa depan ya

      Hapus
  45. Duh, kalo aku tipe milenial macam apa ya mbak?

    Tapi kalo ngomongin soal kenyamanan hidup sih, coba deh keluar dari zona nyaman. Biar bisa explore diri dan kenyamanan lainnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. coba ikutin kuisnya dulu ka, bisa klik disini ya https://mission2020.idntimes.com/?utm_source=Display&utm_medium=Billboard_OOH&utm_content=Gamification&utm_campaign=IDN_MiSSION baru kakak tau tipe millenial seperti apa hehe.. semangat ya.

      Hapus
  46. Risiko yang datang terkadang tidak terkira dan nggak ketuk pintu juga sehingga kita bisa siap-siap. Makanya perlunya menjaga sejak dini agar kenyamanan hidup bisa diraih

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk minimalkan risiko yang bisa terjadi dimasa depan dengan perlindungan dan perbanyak investasi

      Hapus
  47. Mission ini udah meliputi semuanya, sampai proteksi kesehatan juga. Mantap, beneran memberi kenyamanan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bismilillah ya ka.. kalo sudah ada yang lengkap seperti ini bisa lebih nyaman ya menghadapi hidup

      Hapus
  48. Udah butuh jalanjalan
    Bukan oengen lagi nih
    Tapi takut keluar hehe

    Bagus tipstipsnua kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. tetap semangat, dirumah aja dulu, perbanyak doa, tabungan, investasi dan punya proteksi

      Hapus
  49. Kayaknya aku belum bisa bedain keinginan dan kebutuhan huhu. Soal asuransi dari dulu kayak cuma pengen2 aja tapi belum juga terlaksana :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo boleh tahu apa masalahnya mbak? semoga segera menemukan solusinya ya mbak, semangat

      Hapus
  50. Aku sering gimana gitu ya kalau ada orang yang selalu bilang gimana nanti aja deh. Sementara dia hidupnya boros banget dan nggak ada investasi. Jadi gemes pengen ngasih tahu. Tapi takut tersinggung. Ah ya sudahlah. Sudah kemauannya begitu ya. Kl aku sih tetep mikirin masa depan tentu dgn investasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah ya sudah punya investasi, semoga masa depan cerah ya mbak.. semangat

      Hapus
  51. Bener banget mba, terkadang suka lupa kalau udah nyaman sekarang, lupa mikir masa depan. Jadi inget gimana yaa besok, duh.. apalagi saat wabah corona ini bakalan berasa banget karena harus isolasi diri. Aktivitas berkurang, huhu.. pentong banget punya tabungan ini..

    BalasHapus
    Balasan
    1. pandemi ini kita jadi banyak belajar ya mbak, termasuk belajar tentang segala risiko yang mungkin saja terjadi dan kita harus memiliki perlindungan untuk risiko yang mungkin terjadi

      Hapus
  52. Wah kita sama, aku The Visionary juga nih hehehe aku mulai peduli juga nih sama hal-hal kayak gini, makin tua kayaknya makin mikir panjang ya emang buat hidup ke depan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hallo kakak, semoga semakin bertambahnya usia semakin bersiap untuk masa depan yang lebih cerah ya ka.. aamiin

      Hapus
  53. setuju banget, terkadang banyak yang punya pola pikir gimana nanti bukannya harus bagaimana nanti.
    Jujur aja waktu sebelum punya anak pemikiranku "Gimana nanti". Tapi setelah punya anak harus diubah pikirannya jadi "Bagaimana nanti"supaya tau yang dipersiapkan 10 tahun ke depan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga mulai saat ini kita semua sudah mulai berfikir bagaimana nanti ya ka.. semangat

      Hapus
  54. Iya ya. Kadang kenyamanan yang sudah berjalan jadi membuat kebanyakan dari kita berpikir bagaimana nanti. Lupa bahwa nanti bagaimana itu lebih baik dan perlu diusahakan dari sekarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga setiap harinya kita semakin baik dan semakin memikirkan masa dengan dengan banyak menabung, investasi dan memiliki asuransi ya mbak

      Hapus
  55. Setuju banget nih poin hidup jangan asyik terus namun juga memikirkan masa depan karena jalan masih panjang termasuk proteksi diri akan resiko. Aih jadi pen nyobain tes siapa dirinya :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. kuy ikutan kuisnya ka..semoga setiap harinya kita semakin baik dan semakin memikirkan masa dengan dengan banyak menabung, investasi dan memiliki asuransi ya ka

      Hapus
  56. Masa depan itu memang penting dan perlu kita aware jauh jauh hari dengan proteksi diri ya sist. Setuju lah aku

    BalasHapus
    Balasan
    1. bismillah ya.. semoga setiap harinya kita semakin baik dan semakin memikirkan masa dengan dengan banyak menabung, investasi dan memiliki asuransi ya

      Hapus
  57. sebetulnya ada yg berslogan untuk YOLO jadi nikmatin setiap detik kehidupannya dan menjadi abai sama beberapa hal termasuk dalam hal proteksi ya kak, asuransi mission ini penting ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyess jangan abai.. semoga setiap harinya kita semakin baik dan semakin memikirkan masa dengan dengan banyak menabung, investasi dan memiliki asuransi ya ka

      Hapus
  58. Nah perlu banget manage risiko ya tahan godaan dengan mission hidup ingat2

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju ka penting banget manajemen risiko ya.. semoga setiap harinya kita semakin baik dan semakin memikirkan masa dengan dengan banyak menabung, investasi dan memiliki asuransi ya

      Hapus
  59. Kenyamanan hidup dengan mempersiapkan akan segala ketidak mungkinan. Dan proteksi dengan asuransi cukup membantu persiapan rencana keuangan jangka panjang, untuk segala risiko yang bisa terjadi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyes asuransi menjadi salah satu perencanaan keuangan untuk masa depan

      Hapus
  60. Selalu suka dengan tulisan kaka karena lengkap dan informatif. Habis baca ini jadi mau mulai manage hidup biar lebih nyaman nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah senang mendengarnya.. semoga setiap harinya kita semakin baik dan semakin memikirkan masa dengan dengan banyak menabung, investasi dan memiliki asuransi ya uni..

      Hapus
  61. Salah satu hikmah pandemi ini bikin saya makin berusaha disiplin lagi membedakan mana kebutuhan dan keinginan. Semakin bijak dengan uang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyess.. semoga setiap harinya kita semakin baik dan semakin memikirkan masa dengan dengan banyak menabung, investasi dan memiliki asuransi ya mbak

      Hapus
  62. Aku udh lama mempercayakan proteksi keluargaku di Manulife. Asuransi jiwa dan kesehatan, aku ambil jg dr Manulife. Walopun ada juga pake 2 asuransi lain, tp ttp premi utk Manulife yg paling gede :D.

    Mungkin Krn nama besar Manulife juga sih, dan aku telanjur ga bisa jauh dari account officer yg ngurusin accountku di Manulife mba. Dia rutin tuh update soal apapun yg berkaitan dgn asuransi ku. Kalo ada produk baru juga dia ksh tau. Itu yg bikin aku agak susah mau berpaling ke asuransi lain :).

    Kenapa asuransi, Krn aku dan suami sadar diri kami boros, kami suka traveling dan suka melakukan kegiatan ekstreme. Makanya utk ketenangan pikiran dan bekal anak2 kalo sampe ada kenapa2 Ama kami, aku pikir memang hrs ada asuransi. Setidaknya aku pastikan anak2ku ga akan telantar sampe lulus kuliah kalo aku dan suami kenapa2 :).

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, terima kasih ya mbak sudah sharing informasi.. semakin bangga dan loyal ya dengan manulife

      Hapus
  63. Aku baru sampe nyaman tahap ke 2 kakk. Dan yess aku juga ingin keliling duniaaa. AAMIIN. Pengen naik haji jugaaa

    Buat asuransi aku masih pake dari kantor aja nih kak

    BalasHapus
  64. curhatannya bermanfaat sekali ini mbak, inspiratif. Saya pun kadang berfikir bagaimana nanti. Tapi setelah ada pandemi gini kok jadi dibalik ya mikirnya, nanti bagaimana? Boleh kan saya berubah, hehe

    BalasHapus
  65. Kesimpulannya, hidup nyaman itu harus diperjuangkan ya bukan datang dengan sendirinya. Di antaranya dengan asuransi.

    BalasHapus
  66. Jadi penasaran aku tipe apa yaaa, curhatannya berfaeddah banget inii, sukaaa..

    Bener banget Elly, memikirkan masa depan itu udah aku lakukan ketika usia muda (mudaaaa) hahhaa. Alhamdulillah banget punya orang tua dan mentemen kantor kala itu yang mengharuskan n wajib potong gaji khusus buat asuransi,untuk proteksi diri dan nabung masdep.
    Berasa manfaatnyaa, dan sekarang udah ga kepengen macem2,apalagi luburan keliling dunia hihii, lagi memaksimalkan buat anak dan keluarga aja.

    BalasHapus
  67. Wabah corona ini membukakan mata banyak orang ya.
    Ternyataaaa dana darurat itu penting
    Investasi penting
    Asuransi? Jelas super duper penting.
    Untunglah ada MISSION ya. Bisa jadi pilihan terbaik nih

    BalasHapus
  68. Aku suka nih proteksi 3 in 1 nya. Jadi dua tiga pulau terlampaui ya terurus semua sampe kesehatan juga. Tentu dong sebaiknya sedia paying sebelum hujan. Nanti bagaimana puluhan tahun ke depan memikirkan anak2 kelak, kan? Setuju banget dengan curhatan mb Elly 😘😘

    BalasHapus
  69. 3 in 1 nya sooo millenial banget ya, Proteksi, Investasi dan Kesehatan.
    Kalau sudah memiliki ini, afdol pakai banget!

    Btw aku suka pembukanya,
    Bukan bagaimana nanti, tapi, nanti bagaimana.
    Hmmm...

    Iyep, nanti bagaimana?

    BalasHapus
  70. peace of mind itu mahaaal lho harganya yaa mba..AKu juga menggunakan asuransi untuk diri sendiri dan keluarga karena kita ngga pernah tau what's coming

    BalasHapus
  71. Hidup nyaman dambaan banyak orang ya Mbak. Siapa sih yang tak ingin seperti itu? Kita kerja mati-matian tujuannya juga kan agar hidup nyaman. Untuk proteksi, selah satu yang dibutuhkan agar kenyamanan tersebut tidak porak poranda ya. Setidaknya mengurangi sedikit resiko

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyes, risiko harus kita minimalisir banget, semoga segala yang sudah dilakukan saat ini, bisa kita nikmati untuk masa depan ya.. aamiin

      Hapus
  72. Kenyamanan sendiri adalah sudah berada di zona yang mana kita hidup yaah..
    Dan selama nyaman saja tidaklah cukup, harus menciptakan zona nyaman dalam jangka panjang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kenyamanan dirasa saat semua ritme hidup terasa teratur dan berjalan semestinya.
      Dengan berinvestasi, bisa jadi kehidupan seseorang terasa aman.

      Hapus
  73. Nyaman memang impian semua orang. Tapi berlama-lama dalam kenyamanan justru membuat kita tidak berkembang. Saya memilih untuk bahagia dalam kondisi apapun dan selalu bersiap menyambut tantangan seberat apapun yang hadir di depan mata. Tidak nyaman? Ah bukankah sunnatullah hidup ini memang untuk berjuang keluar dari ketidak nyamanan satu ke ketidaknyamanan berikutnya.

    BalasHapus
  74. Kenyamanan memang sangat diperlukan kita. Dan berharap dalam jangka waktu yg panjang kita bisa nyaman, bukan hanya untuk saat ini dan esok saja.

    Kalau ada asuransi yg bisa 3 in 1 gitu, boleh banget nih. Jadi bisa untuk investasi, perlindungan dan kesehatan. Jadi, bisa tercover semuanya.

    BalasHapus
  75. Bener banget mbak. Harus mikirin Nanti Bagaimana. Karena semua pasti pengen menikmati hari tuanya yaah. Jleb banget kalimat pembukanya, semoga kta semua diberi kesempatan meraih cita-cita kita, aamiin

    BalasHapus
  76. Saya termasuk tipe visioner. Udah ikut ngecek juga hehehe..

    BalasHapus
  77. Masa depan saya mungkin sudah mentok ya mBa, tapi anak-anak masih panjang dan un prediksi. jadi butuh persiapan dan effort untuk menghadapi semuanya agar tidak bikin galau nantinya

    BalasHapus
  78. Jujur saja aku nggak nyaman dengan kehidupanku saat ini, sangat nggak nyaman malah huhu. Dan udah sedikit demi sedikit bisa membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan. Pengen banget kalau dikasih umur panjang aku bisa punya simpanan tabungan dan investasi yang enggak akan habis 7 turunan. Wow MISSION biaya pertanggungannya sampai usia 110 tahun. Gila ini keren banget :)

    BalasHapus
  79. Semua memang harus dipikirkan dan direncanakan yaa, Mba, agar kehidupan kita lebih teratur kini dan nanti saat kita sudah memasuki masa pensiun :)

    BalasHapus
  80. Tipe millenial ada banyak ya. Kalo gak salah ada 14 atau kurang? Dari tipe millenial ini bisa dikerucutkan ke behaviour sang millenial.

    BalasHapus
  81. Impianku saat ini semua hutang lunas dan punya rumah sendiri. Targetnya sih akhir tahun ini bisa terwujud. Aamiin. Kalau sudah tercapai dua impian tersebut baru deh bisa mikir buat ninggalin keluarga biar nggak sengsara aklau saya tidak ada nantinya.

    BalasHapus
  82. Impian kami berdua selaku pasutri : tidak menjadikan anak kami sebagai sandwich generation. Kadang terpikir, prepare kami bakalan cukup nggak ya untuk itu. Karena persiapan untuk itu bukan hanya masalah biaya, tapi juga kesehatan. Orangtua yang sakit itu jadi "beban" buat anak-anak. Bersyukur jika anak-anak mampu dan ikhlas, jika tidak??

    BalasHapus
  83. Yup, betul Mbak. Sudah seharusnya kita memikirkan nanti bagaimana, bukannya bagaimana nanti. Karena kita gak tau pasti apa yang terjadi di masa depan, jadi butuh persiapan yang matang

    BalasHapus
  84. Rata-rata orang memang mikirnya ntar aja deh gimana. Padahal segala sesuatu di hari depan berawalnya ya dari hari ini ya. Perlindungan diri makin penting deh karena resiko kesehatan jaman sekarang kok kayaknya makin tinggi aja.

    BalasHapus
  85. Mbak cek tipe millenial yg kayak gimana itu gimana caranya
    Iya ini huhuhu mulai terasa ya pas ada begini coba lebih pintar saving dll :")

    BalasHapus
  86. Bener-bener mindset yang harus dirubah jadi "nanti gimana". Aku belum punya asuransi nih mbak, penting banget ya buat generasi milenial punya. Karena kita nggak bakalan tau apa yang terjadi ke depannya.

    BalasHapus
  87. Aku paling menghindari gimana nantinya, soalnya pernah begini malah hidup makin sulit. Makanya sekarang lebih fokus. Apalagi soal kesehatan. Keren nih ada yang baru dari Manulife ya.

    BalasHapus
  88. Jangan sampai kita terlena dalam zona nyaman ya mbak. Harus ada persiapan untuk masa depan.
    Salah satunya yaitu dengan berasuransi.

    BalasHapus
  89. Sebenernya pandemik ini mengajarkan banyak hal ya sama kita. Termasuk prepare unt masa depan. Selama ini kita suka terlena.

    Termasuk untuk kesehatan. Selama ini merasa sehat2 aja, padahal banyak resiko diluar. Jd harusnya mulai proteksi sedini mungkin ya mba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya banyak banget yang kita pelajari saat pandemi ini.. kebaikan sekecil apapun termasuk perlindungan untuk masa depan

      Hapus
  90. Iya asuransi sedikit2 memang membantu kebutuhan kita. Tapi memang kudu sesuai dgn kebutuhan kita. Kalau aku memang selalu menyiapkan segala sesuatu untuk ke depan nanti walaupun sedikit demi sedikit. Jadi kudu bs memanage keuangan dan waktu juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pengelolaan keuangan yang baik salah satu kunci keberhasilan dimasa depan ya mbak, dan untuk belajar bagaimana mengelola keuangan yang baik harus dari sekarang dan jangan menunda nanti nanti

      Hapus
  91. Iya ya. Harus dipikirkan dari sekarang. Kalau pun keluar dari zona nyaman itu pun untuk kenyamanan masa depan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga jadi semakin lebih baik setiap harinya ya mbak.. tinggalkan zona nyaman untuk masa depan gemilang.. aamiin

      Hapus
  92. hidup nyaman hingga tua nanti pastinya jadi impian semua manusia ya, makanya persiapan harus dilakukan sejak dini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, dari sekarang harus bisa mempersiapkan masa depan diri dan keluarga kita ya.. bismillah

      Hapus
  93. saya termasuk yang lemah dalam perencanaan budgeting. terbiasa dengan I live with what on my hands today, tomorrow will be fine as long as I fight again. nah untungnya dapet Istri yang super detil banget soal budgeting. yah sudah I move all monetary control. kek bos aja cukup baca laporan keuangan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beruntung mas punya istri yang bisa mengelola keuangan keluarga dengan baik ya.. semoga masa depan mas dan keluarga sangat cerah ya mas.. aamiin

      Hapus
  94. Makin ke sini banyak yang makin melek asuransi. Apalagi sekarang milenial banyak yang suka perjalanan ini jadi concent mereka juga proteksi diri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harapan ka gita jadi harapan aku juga nih, semoga semakin banyak millennials yang paham tentang literasi keuangan ya dan tidak melupakan perlindungan diri untuk masa depan mereka

      Hapus
  95. Bener banget, Mbak. Sejak outbreak ini saya mulai memikirkan finansial keluarga kedepannya nanti bagaimana. Perekonomian yang lesu ini berdampak pada semua sektor. Bikin ngeri, terima kasih banget loh mbak tips dan infonya. Jadi bisa ikutan tipe tes millennial XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. my pleasure mbak, semoga bermanfaat dan menjadi langkah kecil untuk masa depan cerah ya

      Hapus
  96. Kalo nyaman versi aku, ngepas aja, pas lagi butuh pas ada dananya, hehehe.
    Yang penting ga punya hutang, punya tabungan, keluarga sehat, aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin.. sehat terus ya mbak, jauhi hutang, perbanyak tabungan dan jika punya investasi dan asuransi bisa lebih baik lagi.. semangat ya mbak

      Hapus
  97. Generasi milenial (dan juga generasi Z) udah harus serius dengan perencanaan keuangan masa depan ini. Mumpung masih muda, masih kuat kerja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. masih muda masih banyak tenaga dan waktu untuk bisa mengejar mimpi dan masa depan ya mbak

      Hapus
  98. Penting banget nih untuk meningkatkan kenyamanan hidup. Dan lebih penting lagi menikmati hidup supaya yang kita rasakan adalah kenyamanan dan mencintai hidup kita kita sendiri tanpa risih dan dengan org lain.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mencintai diri sendiri salah satunya dengan memiliki perlindungan diri untuk melindungi diri dari segala kemungkinan yang terjadi dimana depan ya ka

      Hapus
  99. Semua kembali ke diri kita ya mbak mau membangun kenyamanan dengan cara apapun. Dengan itu kita akan mendapatkan keberkahan sebagaimana mestinya.

    BalasHapus
  100. masih banyak impian syaa yang belum terwujud, makasih untuk tulisannya ya mbak. jadi mau menata lagi kehiduoan ini

    BalasHapus
  101. Keinginan kita sama y kak, pengen jalan2 keliling dunia tapi punya asuransi juga gitu biar tenang

    BalasHapus
  102. Betul Kak keuangan itu harus direncanakan, gak bisa gimana nanti tapi nanti gimana...apalagi klo udah punya anak akan kita gak mau anak kita gak terjamin kehidupannya. Alhamdulillah ada sedikit asuransi, semoga bisa benar2 membawa manfaat. Aamiin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah ya.. seneng deh dengernya kalo sudah punya asuransi untuk perlindungan diri.. terus menebar manfaat ya..

      Hapus
  103. Saya udah ikutan tes ini Mba Elly dan saya juga The Visionary. Hehehe. Buat saya pribadi sih peace of mine itu paling penting, meski bagi sebagian orang susah mewujudkannya. Ketika kita sudah mantap sedari pemikiran, mau apapun godaan di depan mata gak bakal semudah itu bikin kita silau. Kita tetap berorientasi jangka panjang dan masa depan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahey, tosh dulu dong kita.. setuju banget kita harus peace of mine.. mulai memikirkan masa depan, bukan hanya mikirin saat ini aja ya

      Hapus
  104. Impianku itu merdeka finansial, bisa pensiun dini, lalu jalan2 keliling dunia. AMINNNN
    Makanya sejak muda aku sudah khatam deh belajar soal proteksi dan praktik. Sekarang mulai menuai hasilnya, ketika butuh dana bisa dipinjam sebentar hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. MashaAllah.. keceh banget kamu sis, semoga semua doa, harapan dan cita cita masa depan kamu bisa terwujud ya.. terus menginspirasi ya

      Hapus
  105. wah wah, jadi ilmu baru nih untukku yang baru mau merancang rencana pernikahan. ilmu ku belum mumpuni ternyata :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah semoga perlindungan diri dan keluarga masuk dalam rencana plan keuangan kamu ya.. semoga rencana pernikahannya dilancarkan dan dimudahkan.. aamiin

      Hapus
  106. rasanya kita semua sudah tidak tahan dengan keadaan ini ya kak, pengen rehat sejenak dan menghempas semua kepenatan di pantai atau digunung sembari leyeh leyeh menikmati hari. Untuk menjaga diri juga emang penting proteksi hidup supaya aman beraktifitas duiluar rumah seperti keadaan ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Situasi saat ini kita dipaksa untuk banyak belajar tentang kehidupan ya.. salah satunya tentang masa depan.. dan harus mulai berfikir bagaimana masa depan kita nantinya

      Hapus
  107. Toss, mba. Aku pun punya cita-cita bisa keliling dunia hehe..Setuju banget dengan segala perencanaan keuangan dan mengatur pola hidup, jangan sampai karena gaya hidup, eh malah tekor :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo mbak, wah cita cita kita sama yak hehe.. anyway setuju banget kalo gaya hidup jangan sampai membuat kita justru ngga punya apa apa ya mbak..

      Hapus
  108. Hidup nyaman versi aku: Married to a family man, education dan gizi anak tercukupi, best friends yang selalu supportives, dan investasi masa tua :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah great mba irena.. aku suka aku suka.. semoga terwujud ya.. aamiin

      Hapus
  109. Pentingnya memiliki planning terutama untuk jangka panjang menjadi hal penting dalam dunia yang serba digital ini. Apalagi untuk perlindungan diri dan keluarga, hal yang paling penting adalah memiliki asuransi yang melindungi mereka.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masa depan kita yang menentukan, apalagi situasi sekarang ini ya mas, harus pintar kelola keuangan, untuk masa depan selain investasi ya juga harus punya asuransi.. semangat terus mas

      Hapus
  110. Cita-citanya sama kita sis, pengen travelling keliling dunia, penting banget sih emang yang namanya perencanaan keuangan dalam hidup yaaa, bikin hidup lebih tenang rasanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo mbak, wah sama ya cita cita kita.. semoga terwujud ya.. saat ini selain menabung, punya investasi juga harus punya asuransi ya mbak, supaya masa depan lebih cerah dan tentunya nyaman.. aamiin

      Hapus
  111. Masa depan kita yang menentukan, apalagi situasi sekarang ini ya mas, harus pintar kelola keuangan, untuk masa depan selain investasi ya juga harus punya asuransi.. semangat terus mas

    BalasHapus
  112. menurut cerita nabi, kalo kamu bangun pagi, didapati keluargamu sehat, ada makanan dan ada kendaraan yang bisa mnegantarkanmu perhi. maka itulah nikmat dan surga dunia

    BalasHapus
    Balasan
    1. MashaAllah.. Alhamdulillah ya mbak.. keluarga yang sehat menjadi nomor satu ya.. jadi bagaimanapun juga, punya keluarga yang sehat itu merupakan salah satu kenyamanan hidup yang harus kita syukuri ya mbak

      Hapus
  113. Nanti bagiamana ya, bukan bagaimana nanti. Itu nohok banget Kak huhu. Btw aku langsung kepoin kuisnya, menarik juga hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga bermanfaat ya mbak, jadi gimana hasilnya.. masuk tipe millenial apa nih?

      Hapus
  114. Dari empat kenyamanan yang disebutkan di atas, ternyata aku baru nomor dua saja yang bisa hihi. Betul tuh penting manajemen resiko karena nyamanpun perlu sebuah usaha

    BalasHapus

Instagram