Women Entrepreneurship Academy : Pemberdayaan Perempuan untuk Bisnis Berkelanjutan

women entrepreneurship academy
Pemberdayaan Perempuan Untuk Bisnis Berkelanjutan

Kamu seorang perempuan yang memiliki usaha atau bisnis? Ingin bisnis kamu semakin berkembang dan memberikan dampak sosial?

Yuk, tingkatkan kapasitas perempuan dalam mengelola bisnis, untuk bisnis berkelanjutan sehingga memperoleh manfaat dari keuntungan ekonomi dengan mengikuti Stellar Women Entrepreneurship Academy prowored by Danone Indonesia.


Holla..


Bicara tentang pemberdayaan perempuan, stereotipe (penilaian terhadap seseorang) masih menjadi kendala yang kerap kali dihadapi oleh perempuan dalam bekerja maupun menjalankan bisnisnya sebagai seorang pemimpin, perempuan sering kali dianggap kurang cakap secara emosional maupun professional sebagai seorang pemimpin.


Padahal sebaliknya, berbagai riset global membuktikan bahwa peran perempuan dalam bisnis membawa keberagaman yang berdampak positif bagi bisnis. Mengingat pelaku UMKM banyak digeluti oleh perempuan, tentunya perempuan memiliki potensi yang besar untuk menjadi pemimpin yang membawa dampak positif tidak hanya untuk bisnis tapi dampak sosial dan lingkungan sekitarnya.


Nah, Keberanian dalam berbicara, kepercayaan diri dan keterampilan beradaptasi dalam menjalankan bisnis sangatlah diperlukan pelaku bisnis perempuan dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya.

Kesenjangan dan Isu Gender di Bidang Kewirausahaan

Berdasarkan paparan dari Dwi Yuliawati Faiz, Head of Program UN Women Indonesia pada saat webinar tentang "Stellar Women Entrepreneurship Academy" powered by Danone Indonesia, Jum'at, 12 Maret 2021, memaparkan bahwa:

Data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada Profil Perempuan Indonesia 2020 yaitu:

  • Perempuan mendominasi UMKM di level mikro, meskipun demikian, secara keseluruhan hanya 43% usaha mikro kecil yang dimiliki perempuan.
  • Usaha perempuan pada umumnya berorientasi pada "kebutuhan". Berdasarkan estimasi dari 20-30 juta wirausaha milik perempuan, hanya 15% yang berorientasi pada "pertumbuhan".
  • Usaha yang dilakukan perempuan pada umumnya berada di sektor pertumbuhan dan produktivitas yang rendah
  • Perempuan wirausaha terkendala untuk mengakses produk keuangan yang bisa membantu usahanya. Pajak membuat usaha milik perempuan tidak bisa mengakumulasi modal.

"Hanya 5,8% perempuan CEO dari 500 perusahaan terbesar yang masuk standard & Poor’s di AS. Presentase tertinggi (36,9%) ada di manager tingkat madya atau manager" Catalys Women CEO of the S&P 500, 2020


Gender Gap di Bidang Ketenagakerjaan

Dwi Yuliawati Faiz, Head of Program UN Women Indonesia juga menambahkan data-data lainnya bahwa berdasarkan data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada Profil Perempuan Indonesia 2020 menunjukan bahwa:

  • 51% tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan dibanding 83% laki-laki.
  • 77,39% rasio upah antara perempuan dan laki-laki
  • 30,63% perempuan di posisi manajerial, dibanding 69,37% laki-laki.

 

Kesenjangan di Masa Pandemi

Ada beberapa faktor kesenjangan antara pelaku bisnis perempuan dengan laki-laki khususnya di masa pandemi seperti sekarang, yaitu:

Akses Pembiayaan

Akes pembiayaan UMK Perempuan seperti sebelum krisis, yaitu sangat terbatas karena terhalang oleh informalitas dan kepemilikan asset.

Kerentanan Usaha Berbasis Kebutuhan

Beban kerja perempuan baik di UMK yang dimiliki oleh perempuan maupun laki-laki terhitung besar di usaha berbasis kebutuhan, sehingga tidak bisa mengakses bantuan dan memiliki strategi bertahan yang cukup baik.

Perlindungan Sosial

UMK perempuan, terutama yang masih informal, memiliki akses yang lebih rendah dari UMK laki-laki dalam memperoleh bantuan sosial selama pandemi.

Literasi Digital

Literasi digital menjadi sebuah cara untuk mengurangi beban kerja dan memperluas kesempatan penjualan, namun pemanfaatan literasi digital dan jangkauan infrastruktur bagi UMK perempuan masih rendah.

 

Perberdayaan Perempuan oleh Danone Indonesia

Menyadari dunia usaha mengedepankan kesetaraan gender, menyadari bahwa kesetaraan semakin melebar ketika pandemi, kesetaraan kesempatan dan manfaat dari proses pemulihan ekonomi menjadi penting. 


Membangun kewirausahaan yang mengedepankan agensi perempuan untuk orientasi pertumbuhan perempuan sangat penting untuk dilakukan. Seperti meningkatkan kapasitas perempuan untuk mengelola bisnis, untuk memperoleh manfaat dari keuntungan ekonomi dan mengambil keputusan untuk usahanya.


Danone Indonesia sebagai perusahaan yang menaruh perhatian besar terhadap pemberdayaan perempuan. Dalam rangka memperingati Hari Internasional Perempuan, Danone Indonesia membuat program pendidikan menuju kewirausahaan yang diberi nama "Women Entrepreneurship Academy" bekerjasama dengan komunitas perempuan (Stellar Women) dan Indonesia Business Coalition for Women (IBCWE).

 

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan perempuan dalam menjalankan bisnis UMKM dan menjalankan bisnis yang berkelanjutan yang sejalan dengan misi One Planet One Health.


Apa Itu Women Entrepreneurship Academy?

Women Entrepreneurship Academy adalah program yang terdiri dari 6 sesi webinar tentang bisnis, kepemimpinan dan keberlanjutan untuk para perempuan yaitu:

  • Womenpreneurs
  • Young Women
  • Sociopreneurs
women entrepreneurship academy
Apa Itu Women Entrepreneurship Academy


Narasumber Women Entrepreneurship Academy

Para pelaku bisnis perempuan yang mengikuti Women Entrepreneurship Academy akan mendapatkan ilmu pembelajaran bisnis dari para narasumber terkemuka seperti Najwa Shihab - Founder Narasi, Ria Miranda - CEO Ria Miranda Clothing, Mesty Ariotedjo - Founder Wecare, Isyana Sarasvati - CEO Sayurbox dan masih banyak narasumber lainnya.

 

women entrepreneurship academy
Narasumber Women Entrepreneurship Academy

Apa yang Didapatkan dalam Women Entrepreneurship Academy?


Seluruh peserta Women Entrepreneurship Academy powered by Danone Indonesia akan mendapatkan:

Mentorship

  • Weekly Group discussion tentang business & sustainability yang difasilitasi oleh Mentor
  • Mendapatkan wawasan dan pelajaran dari mentor
  • Mentor adalah womenpreneurs yang ahli di bidang nya (sociopreneurs)

Education

  • Webinar yang Interaktif
  • Mendapatkan Modul & Workbook


Network

  • Mendapatkan jaringan dan koneksi yang luas
  • Mendapatkan akses ke pelatihan bersama


women entrepreneurship academy
Yang Akan Didapatkan Dalam Women Entrepreneurship Academy

 

Selain mendapatkan webinar selama 4 minggu, 50 orang yang terkurasi akan masuk dalam group discussion (isi 12-13 orang per group) dan setiap group akan mendapatkan 1 mentor.

Akan ada homework dan bahan diskusi mengenai penerapan sustainability di setiap minggunya. Selanjutnya akan pilih lagi 5 orang yang berpartisipasi aktif untuk mendapatkan capital money (total 20 juta rupiah).

 

Waktu Pendaftaran Women Entrepreneurship Academy

Pendaftaran Women Entrepreneurship Academy berlangsung sejak 8 Maret 2021 hingga 18 Maret 2021. Yuk, daftarkan dirimu sekarang! caranya :

 

women entrepreneurship academy
Cara Mendaftar Women Entrepreneurship Academy

Informasi lengkap mengenai Women Entrepreneurship Academy bisa melalui sosial media Danone Indonesia dan Stellar @nutrisibangsa @aqualestari @stellarwomen.id.

--

Kesimpulan

  1. Streotipe (penilaian terhadap seseorang) masih menjadi kendala yang kerap kali dihadapi oleh perempuan dalam bekerja maupun menjalankan bisnisnya sebagai seorang pemimpin, perempuan sering kali dianggap kurang cakap secara emosional maupun professional sebagai seorang pemimpin.
  2. berbagai riset global membuktikan bahwa peran perempuan dalam bisnis membawa keberagaman yang berdampak positif bagi bisnis.
  3. Keberanian dalam berbicara, kepercayaan diri dan keterampilan beradaptasi dalam menjalankan bisnis sangatlah diperlukan pelaku bisnis perempuan dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya.
  4. Danone Indonesia sebagai perusahaan yang menaruh perhatian besar terhadap pemberdayaan perempuan, membuat program pendidikan menuju kewirausahaan yang diberi nama "Women Entrepreneurship Academy" bekerjasama dengan komunitas perempuan (Stellar Women) dan Indonesia Business Coalition for Women (IBCWE).
  5. Women Entrepreneurship Academy adalah program yang terdiri dari 6 sesi webinar tentang bisnis, kepemimpinan dan keberlanjutan untuk para perempuan yaitu: Womenpreneurs, Young Women and Sociopreneurs
  6. Seluruh peserta Women Entrepreneurship Academy powered by Danone Indonesia akan mendapatkan mentorship, education and network untuk mengembangkan bisnis.

women entrepreneurship academy

Bagaimana, apakah kamu tertarik untuk mengikuti Women Entrepreneurship Academy powered by Danone Indonesia? jangan ragu lagi, yuk daftarkan dirimu, tingkatkan kapasitas perempuan dalam mengelola bisnis, untuk memperoleh manfaat dari keuntungan ekonomi dan mengambil keputusan dalam bisnis.

Salam hangat,
Elly Nurul

 

Tidak ada komentar