Ubah Perilaku Konsumtif menjadi Produktif

ubah perilaku konsumtif menjadi produktif

Dengan kemajuan teknologi informasi, harapan untuk mengubah perilaku konsumtif menjadi produktif lebih terbentang luas.



KoinWorks membuka jalan, bahwa dana yang kita punya tidak melulu untuk konsumtif, tapi menjadi produktif. Seperti investasi online, untuk modal usaha atau pinjam-meminjamkan uang antara masyarakat yang membutuhkan dana dengan masyarakat yang memiliki dana untuk dipinjamkan.


Holla..

Bagus mana buat aku? Warna yang cocok buat aku yang mana?
Itu adalah beberapa pertanyaan yang sering banget aku tanyakan ke suami atau teman dekat saat kebingungan menentukan pilihan baju yang hendak saya beli.

“Semuanya bagus, semua warna cocok di kulit kamu” ketika jawabannya seperti itu, maka saya semakin galau. Ngga mau kehilangan baju tersebut, akhirnya saya membeli lebih dari satu warna dari model yang sama. Hal ini sering terjadi, dan saya sadar bahwa yang saya lakukan itu salah.

Terkadang menyesal setelah membeli baju.. “kenapa tadi beli ini yaa..” kemudian melupakannya karena berfikir bahwa saya membeli baju menggunakan uang saya sendiri kok, hasil dari kerja keras saya, ngga apa apa dong mencintai diri sendiri dengan membeli baju.

Suami saya yang sering komentar “beli baju lagi? Itu yang dilemari mau dikemanain?” dengan nada membela diri, saya menjawab, “nanti juga aku pakai, tunggu momentnya aja”.

ubah perilau konsumtif menjadi produktif
  Illustration by Freepic 


Pernah saya bertanya dalam diri, apakah saya ini terlalu konsumtif terhadap hal-hal yang tidak terlalu penting? Lagi-lagi saya membela diri, bahwa yang saya beli nantinya akan bermanfaat juga bagi saya, mungkin sekarang belum, tapi nanti akan bermanfaat.

Sampai akhirnya saya tersadarkan bahwa, saya mudah mendapatkan uang, tapi saya mudah juga menghabiskan uang. Apakah hasil kerja keras saya bekerja, hanya untuk berperilaku kosumtif saja? apakah bisa mengubah perilaku konsumtif saya menjadi produktif?.

Suami saya juga sering meminta saya untuk memulai bisnis, tapi saya bingung mau bisnis apa? yang menjadi kekhawatiran saya bahwa bisnis itu tidak mudah, bagaimana nanti jika mengalami kerugian dalam bisnis? Lalu modalnya bagaimana? Banyak pertimbangan yang membuat saya belum memulai bisnis atau menjadi wirasusaha.

Seorang teman pernah menyarankan kepada saya untuk mencoba layanan investasi online untuk modal usaha bagi yang membutuhkan. Jadi kita bisa menjadi investor bagi masrakat yang membutuhkan dana untuk modal usaha atau kebutuhan lainnya secara online.

Infonya bahwa dengan banyaknya kemudahan dalam pengajuan pinjaman online, menjadikan masyarakat gemar melakukan pinjaman online. Terkadang pinjaman online dipilih masyarakat karena dianggap sebagai “penyelamat” ketika sedang membutuhkan bantuan finansial yang mendesak.

ubah perilau konsumtif menjadi produktif
 Illustration by Freepic 




Namun, hingga saat ini saya belum berani untuk mencoba layanan investasi online maupun pinjaman online. Dalam perkembangannya muncul hal-hal yang cukup meresahkan, seperti nasabah alias peminjam mengalami gagal bayar.

Penagihan atau debt collector yang dianggap tidak manusiawi, bahkan cenderung melanggar hukum menjadi yang paling banyak dikeluhkan oleh masyarakat. Lalu bagaimana dengan para pendana yang telah menginvestasikan uangnya.

Apakah benar layanan investasi online maupun pinjaman online sangat meresahkan masyarakat? Hal tesebut membuat saya mencari tahu tentang investasi online maupun pinjaman online, bagaimana prosesnya dan apakah benar penagihanya tidak manusia? dan bagaimana uang dari para pendana apabila peminjam gagal bayar?

Mengenal Peer to Peer Lending

Salah satu bentuk fintech yang langsung bersentuhan dengan masyarakat adalah Peer to Peer Lending, atau masyarakat lebih mengenalnya dengan istilah "Pinjam-Meminjamkan Uang Secara Online" antara masyarakat yang membutuhkan dana dengan masyarakat yang memiliki dana untuk dipinjamkan.

Financial Technology (fintech)
saat ini, sangat memungkinkan seseorang untuk mengajukan pinjaman uang dengan lebih mudah dan cepat. Jika sebelumnya seseorang yang hendak mendapatkan pinjaman ke bank harus punya rekening bank, datang langsung ke bank, mengikuti semua prosedur yang telah ditetapkan, dan jika semuanya lancar, pinjaman baru bisa dicairkan.

ubah perilau konsumtif menjadi produktif
 Illustration by Freepic

Dengan adanya fintech saat ini, mengajukan pinjaman cukup men-download aplikasi atau mengakses website penyedia layanan pinjaman, mengisi data, meng-upload dokumen yang dibutuhkan, dan dalam hitungan hari langsung dapat dicairkan melalui rekening peminjam.

Proses yang begitu cepat, membuat masyarakat membanding-bandingkan kecepatan proses antara bank konvensional dengan pinjaman online. Jika pinjaman melalui Bank membutuhkan waktu 7-14 hari kerja, sementara layanan pinjaman online bisa lebih cepat.

Cepat dan mudah, membuat masyarakat lebih responsif terhadap tawaran Pinjaman Online. Ngga heran sih, dalam 2 tahun layanan pinjaman online langsung melesat, jumlahnya mencapai ratusan.

Kembali pada permasahan yang saya hadapi, yang selalu menghabiskan uang untuk konsumtif, adakah Fintech Peer to Peer Lending yang dapat membantu saya merubah perilaku konsumtif menjadi produktif?

Kemajuan teknologi internet memang tidak bisa dipungkiri ya.. segala pertanyaan bisa terjawab melalui mesin pencari google. Sampai akhirnya saya menemukan sebuah website KoinWorks.com yang merupakan Peer to Peer Fintech Lending terbesar di Indonesia. 

Apa itu KoinWorks?

KoinWorks adalah platform P2P Lending, yang berperan sebagai penghubung antara masyarakat yang membutuhkan pinjaman dengan masyarakat yang memiliki dana untuk dipinjamkan. Kegiatan pinjam-meminjamkan melalui KoinWorks ini sepenuhnya secara online dan mudah dijangkau siapapun, jadi tanpa perlu mendatangi kantor KoinWorks.

Dalam Koinworks, masyarakat yang memiliki dana bisa menjadi “Pendana” untuk dipinjamkan kepada masyarakat yang membutuhan pinjaman “Peminjam”.

ubah perilau konsumtif menjadi produktif

Illustration by Koinworks 

KoinWorks ini bisa menjadi alternatif investasi bagi masyarakat yang memiliki dana untuk dipinjamkan dan berpotensi menjadi sumber pendapatan dalam jangka panjang lho.. ini nih yang disebut dengan cara cerdas menabung di era modern dengan cara investasi online.

Dan yang membuat saya jatuh hati adalah, Calon Peminjam melalui KoinWorks ini memungkinkan untuk mendapatkan pinjaman untuk:

Pinjaman Bisnis (Koin Bisnis)

KoinWorks bermitra dengan online marketplace besar di Indonesia seperti Lazada, Tokopedia, BukaLapak, Bhinneka,BerryBenka, DOKU, Sirclo dan sebagainya. Peminjam bisnis di KoinWorks adalah merchant di online market place tersebut. KoinWorks menjamin bahwa Peminjam Bisnis memiliki penjualan dan performa bisnis yang baik sehingga mampu membayar cicilan bulanannya, aman bagi Pendana.

Pinjaman pendidikan (Koin Pintar)

KoinWorks bermitra dengan berbagai institusi pendidikan bereputasi di Indonesia. KoinWorks juga memberikan akses pembiayaan pendidikan bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan di sekolah/perguruan tinggi pilihannya

Pinjaman Kesehatan

KoinWorks bermitra dengan Klinik Mata Nusantara dan Rumah Sakit Premier Bintaro untuk menyediakan akses pembiayaan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau khusus untuk penyakit non-kronis.

ubah perilau konsumtif menjadi produktif
 Illustration by Koinworks 


Ketiga pinjaman bisnis yang ditawarkan oleh KoinWorks semuanya memiliki tujuan mulia yaitu membantu masyarakat untuk pembiayaan sesuai dengan kebutuhan. Membantu orang yang sedang kesulitan itu ngga ada ruginya lho, justru jika kita membantu orang lain, maka suatu saat nanti jika sedang kesulitan, maka orang lain akan membantu kita dari kesulitan.

Bismillah, semakin tercerahkan untuk mengubah perilaku konsumtif saya selama ini menjadi lebih produktif, salah satunya dengan sebagai “Pendana” dalam KoinWorks. Kapan lagi ya kan bisa jadi investor online untuk mitra bisnis Koinworks.

Selama ini kita menjadi pembeli, saatnya menjadi investor marketplace besar di Indonesia seperti Lazada, Tokopedia, BukaLapak, Bhinneka,BerryBenka, DOKU, Sirclo dan lain sebagainya.

Mengapa Memilih KoinWorks?

  • Mulai dari Rp100ribu, siapapun bisa mulai mendanai/investasi
  • Bunga tinggi, mulai dari 21,32% bunga efektif per tahun
  • Aman dan terpercaya: terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, Fintech Paling Inovatif versi BIFA, didukung oleh Mandiri Capital, Quona, Gunung Sewu dan sebagainya serta berkolaborasi dengan mitra bereputasi seperti Lazada, Tokopedia, BukaLapak, English First, BINUS, Bhinneka, Berrybenka, dan banyak lagi.
  • Memiliki Dana Proteksi, di mana bila Peminjam pailit/gagal bayar, dana yang dipinjamkan akan diganti rugi hingga 100%.
  • Belajar fundamental investasi, diversifikasi, serta efek compounding
  • Mudah, cepat, dan sangat fleksibel
ubah perilau konsumtif menjadi produktif
 Illustration by Koinworks

--
Sebagai kesimpulan, tidak ada yang tidak mungkin dalam dunia ini, jika kita mau berusaha dengan sungguh sungguh maka apa yang menjadi harapan dapat terwujud.

Dengan kemudahan teknologi informasi, kini saya dapat mewujudkan harapan saya yaitu mengubah perilaku konsumtif menjadi produktif. KoinWorks membuka jalan, bahwa dana yang kita punya dapat digunakan untuk investasi, yaitu sebagai modal atau pinjam-meminjamkan secara online untuk orang lain.

Dengan demikian kita dapat mengubah perilaku konsumtif menjadi produktif, uang menjadi lebih bermanfaat bagi orang lain yang membutuhkan dan menjadi sumber pendapatan jangka panjang. Berinvestasi online di Koinworks merupakan cara cerdas menabung di era modern.

Bagi kamu yang ingin mempelajari fundamental investasi sekaligus membantu orang lain untuk tujuan produktif, daftar di KoinWorks dengan kode promo KOINWORKS150 untuk mendapatkan modal awal 150.000 KOIN di link berikut ya.. https://koinworks.com/lenders/new?locale=id&referal_code=KOINWORKS150.
Salam hangat,
Elly Nurul

Elly Nurul

Lifestyle Blogger. Family Traveler. Beauty Enthusiast. Who Love Share about Family Things. Married to a wonderful Husband. Mother of two adorable kids, Keenan and Dastan.

29 komentar:

  1. Pesan penting nih buat aku spya bisa lebih produktif dan cermat mengatur perilaku biar ga trlalu konsumtif hehe

    BalasHapus
  2. Aku juga sedikit2 mengubah perilaku konsumtif jadi lebih produktif. Yg tadinya buat belanja barang, jadi buat belanja investasi... Hihihi

    BalasHapus
  3. Perilaku konsumtif ini jadi tambah ngeri kalau ingat akan hisab di akhirat nanti. Aku kadang suka gitu juga soalnya. Beli banyak barang, padahal hanya keinginan atau kebutuhan. Duh semoga aku makin produktif bukan konsumtif lagi.

    BalasHapus
  4. Saya jadi senyum sendiri yang baca tentang baju. Jadi berasa mengaca ke diri sendiri. Tetapi, sekarang pun saya mulai mikir untuk menahan diri. Mending coba berinvestasi, deh

    BalasHapus
  5. Soalm konsumtif terkadang susah juga ya, misalnya dari rumah iatnya beli buah saja, eh pas lihat segala macam barang tergoda juga, ada saja yang dibeli.
    Makasih ya mba Elly, tulisannya sudah mengingatkan, pentingnya sikap produktif

    BalasHapus
  6. KoinWorks kerjanya begitu ya. Kalau minjamin uang jelas kaya gini kan tenang. Enggak kaya asal minjamin gak ada perjanjian ini itu, mana ditagihnya susah kan yaaa

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. Keren yah jaman sekarang untuk persoalan meminjam pun bisa dilakukan secara online tapi ya itu dia harus hati-hati saja dan pertimbangkan efek positif negatfnya sebelun memutuskan untuk melakukan pinjaman online.

    BalasHapus
  9. Perilaku konsumtif kadsng dipengaruhi banyak faktor. Meskipun begitu perilaku konsumtif pasti jg bs diubah. Caranya ya seket deket sama temen yg memulai bisnis dan sukses dalam bisnis. Ni asyik banget ya, investasi secara online kita jadi ngerti yaa.

    BalasHapus
  10. Inilah yang akan membuat kita semakin bahagia bisa membantu orang lain yang tengah kesulitan.

    Koin works akan mengangkat derajat si peminjam dan pemberi dana

    BalasHapus
  11. aku termasuk konsumtif. kadang punya uang dikit sudah pengen ini itu. mungkin karena blm punya tanggungan kali ya. masih pengen merasakan merdeka hidup sendiri. tapi emang harus diubah kebiasaan ini. pelan2 aku belajar lebih tahan untuk tidak kemana2 dan tahan untuk tidak belanja yg tidak penting.

    BalasHapus
  12. Duh, aku malu banget deh kalo ngomong soal konsumtif. Aku banget inih *malu. Masih belum bisa ngontrol diri. Kadang masih bisa sih nahan diri tapi tapi.... .

    BalasHapus
  13. dengan bunga sampai 21% gede juga yak hasil investasi di Koinwork ini, lebih besar malah dari bunga deposito. Kita berinvestasi, sekalian bisa bantu para pengusaha UKM yang berjualan di online shop nih berarti ya? Kapan-kapan coba ah, daripada uangnya habis buat konsumtif melulu mending diinvestasikan.

    BalasHapus
  14. Sering denger KoinWorks, tapi baru ini tahu kalau kita bisa jadi investor juga di sini. Mantap ya, kecil2 gini bsia jadi investor. Boleh deh aku baca2 lagi tentang KoinWorks ini. Thank's infonya Mbak.

    BalasHapus
  15. Investasi online ya.. mba udah pernah coba juga? Aku masih perlu waktu utk mengerti siatem ini lebih dalam

    BalasHapus
  16. mbak, kalau tulisan ini membahas dari segi investasinya. Bagaimana dari segi peminjam? ku penasaran gimana sih mengajukan pinjaman di koinworks?

    BalasHapus
  17. Jadi ini ngeluarin duit tapi dapet duit juga hehehe
    keren ya koin works, nggak buangbuang tapi juga mengajarkan investasi online

    BalasHapus
  18. Menjamurnya pinjaman online terkadang bikin orang malah semakin konsumtif ya. Semoga aja dengan model pendanaan semacam koinworks ini orang makin bijak untuk mengajukan pinjaman untuk keperluan produktif. Usaha berjalan lancar, yang mendanai pun mendapatkan manfaatnya.

    BalasHapus
  19. Aku langsung kepoin webnya koinwork ini mba. Haha. Demi apa cobaa?? Demi aku belajar jadi produktif

    BalasHapus
  20. Sepakat sama mba Rizka

    Semakin termotivasi untuk menjauhi perilaku konsumtif dan kudu produktif!



    BalasHapus
  21. Wah...dapat modal awal untuk investasi.
    Semoga uangnya makin produktif yaaa...
    Aku pun sering menyesali "Kenapa beli barang ini tadi yaa...padahal kan kalo beli di toko yang sana, bisa dapat lebih murah..."

    And so on...so on...

    BalasHapus
  22. Wah masih jadi PR ni, apa ya perilaku konsumtifku yg bisa bikin aku jadi produktif? Makasih pencerahan artikelnya mba.

    BalasHapus
  23. Nah...ini..saya masih belum bisa nih berbisnis..hehe..

    BalasHapus
  24. enak ya di zaman sekarang, investasi gak harus jutaan rupiah. Pingin nyoba ih.

    BalasHapus
  25. sukanya sering lupa kebutuhan dan keinginan itu ya mna. jadi komsumtif itu malah sering gak terduga. karena biasa harus ada catatan. kalau suamiku selalu nanya "ada budgetnya" wkwwk

    BalasHapus
  26. Harus melek Info yang begini nih biar enggak salah melangkah. Makasih tips cantiknya mbk sangat bermanfaat

    BalasHapus
  27. Ada yg baru ya Mak, peer to peer lending, jd lebih memudahkan dibanding yg selama ini ada

    BalasHapus
  28. Sedari muda sudah harus berinvestasi ya. Mulai dari 100 ribu pun bisa. Supaya mengurangi perilaku konsumtif.

    BalasHapus
  29. Baru dengar soal KoinWorks
    Saya pelajari dulu sebelum memulainya
    Siapa tahu jodoh

    BalasHapus

Instagram