Ciri Anak Cerdas Itu : Sehat, Kreatif, Berani dan Peduli

ciri anak cerdas sehat kreatif berani dan peduli

Anak cerdas itu tidak hanya pintar tetapi memiliki kemampuan menyerap informasi dengan cepat, memiliki ingatan dan pemahaman yang baik, memiliki kompetensi di satu atau lebih bidang, dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik, serta memiliki ketangguhan dan kemampuan sosial emosionalnya yang baik.

Sehat, Kreatif, Berani dan Peduli merupakan 4 aspek penting yang harus dimiliki oleh seorang anak cerdas.


Dear Bunda,


Bicara tentang anak cerdas, apakah bunda termasuk yang menilai anak cerdas itu dilihat dari nilai akademis atau berprestasi di sekolah saja? atau bunda menyakini bahwa setiap anak itu cerdas dan istimewa? lalu apa yang sudah bunda lakukan untuk menghasilkan seorang anak cerdas?


Memiliki anak cerdas memang menjadi kebanggaan setiap orang tua, namun, sudahkan bunda memberikann stimulasi dan nutrisi yang tepat agar anak tumbuh berkembang sesuai dengan usia perkembangannya?.


Bunda, jangan pernah membanding-bandingkan anak kita dengan anak orang lain ya bun, lebih baik bunda mencari informasi dari sumber yang tepat, seperti membaca buku tentang kecerdasan anak dan teori kecerdasan lainnya sehingga bunda bisa melakukan evaluasi hal apa yang harus dilakukan dan atau masih kurang dalam menghasilkan generasi cerdas.


Dengan menghadiri talkshow tentang tumbuh kembang anak yang menghadirkan narasumber dari psikolog, dokter dan juga para ahli lainnya juga dapat membantu bunda mendapatkan informasi bagaimana tips mendidik anak sehingga menghasilkan anak cerdas.

Edukasi Ciptakan Anak Cerdas

Alhamdulillah, pada Kamis, 9 Agustus 2018 saya berkesempatan menghadiri edukasi kesehatan tentang “Bagaimana Ciptakan Anak Cerdas yang Hebat” bersama KALBE di AEON Mall BSd Tanggerang.

Para Pembicara Kiri-Kanan : MC, Dra. A. Kasandra Putranto, psikolog klini, Johan Leo, Head of Vitamin PT Kalbe Farma Tbk dan dr. Claudia Anggi, Medical

AEON Mall BSD Tanggerang itu jauh dari rumah saya di Depok lho bun, tetapi demi mendapatkan informasi bagaimana ciptakan anak cerdas yang hebat, menjadi motivasi tersendiri bagi saya sebagai seorang Ibu yang berperan penting dalam perkembangan seorang anak.


Hadir sebagai pembicara Dra. A. Kasandra Putranto, seorang psikolog klinis yang sudah lebih dari 26 tahun dalam dunia psikolog anak dan juga pendiri Kasandra & Associates, Johan Leo, Head of Vitamin PT Kalbe Farma Tbk dan dr. Claudia Anggi, Medical.


Selain talkshow di AEON Mall BSD Tanggerang ini juga ada booth atau area permainan dengan 4 pilar aspek kecerdasan anak yaitu zona sehat, kreatif, berani dan peduli.

Menurut dra Kasandra, ada 3 hal yang harus dilakukan untuk memaksimalkan anak cerdas, yaitu :
  • Orangtua, memperkenalkan dengan bahasa, musik, alam bagaimana anak bisa tahu dan merasakannya 
  • Sekolah, juga memiliki punya peran melatih dan stimulasi maksimal sesuai dengan kebutuhan anak, anak harus peka terhadap kepedulian sosial anak
  • Masyarakat, bagaimana seorang anak, tumbuh keluar dari rumah, kesekolah lalu didukung oleh masyarakat, seperti perusahaan, media, blogger memberikan kesempatan kepada anak indonesia untuk menjadi lebih cerdas.
Bagaimana tips agar anak tumbuh menjadi anak cerdas yang sehat, kreatif, berani dan peduli, yuk kita bahas satu persatu ya bunda.

Anak itu harus Sehat, kreatif, Berani dan Peduli.

Metode mendeteksi stimulasi anak dan kecerdasannya ini dijelaskan secara terperinci oleh dra Kasandra yang telah menjadi psikolog anak sejak 26 tahun lalu. Dra Kasandra menjelaskan bahwa ciri anak cerdas itu selaras dengan 4 pilar yang dicanangkan oleh Cerebrofort. Untuk menjadi generasi titanium harus menjadi sehat, kreatif, berani dan peduli.

Menurut dra Kasandra bahwa, generasi emas tidak cukup, karena emas itu bisa dilebur, tapi jika titanium itu kuat dan tangguh.

anak cerdas itu sehat, kreatif, berani dan peduli
#AnakCerdasItu Sehat

Sebuah metode sekaligus alat deteksi dini yang sangat sederhana, bisa bunda terapkan pada anak bunda dan tidak harus pergi ke psikolog ya bun untuk mengetahui skor E to G anak.

Metode A to G untuk mendeteksi stimulasi anak dan kecerdasannya, yaitu :
  • A (Attitude and Achievement), biasakan anak sejak dini dengan attitude atau sikap yang tangguh tidak cengeng, contoh anak jatuh, ada yang nangis, dipandang-pandang selama 2 hari dan ngga bisa move on. Ada anak yang ngga apa-apa dan langsung bisa main lagi, Achievement biasakan dengan prestasi, yuk coba ikut lomba, jika kalah ya coba lagi.
  • B (Big Brain), otak tumbuh besar bukan kepala besar tapi otak anak tumbuh maksimal sejak ibu hamil (dalam kandungan) makanan yang baik dan sehat sejak dalam kandungan, lahir, disusui sehingga tumbuh besar sesuai dengan proses pertumbuhkembangan otak anak
  • C (Care and Love), bagaimana orangtua mengajarkan kepada anak dan mengisi didalam benak dan otak anak dengan care and love, anak bisa karena biasa, anak bisa peduli karena merasakan orang peduli, bisa mencintai sesama karena dia bisa merasakan orangtuanya mencintai dia. Tetapi jika tidak ada care and love, maka anak akan tumbuh menjadi pribadi yang keras.  
  • D (Dancing and Exercise), dancing itu penting, karena menghitung itu melatih otak dan gerakan seperti renang, bermain bola memastikan seluruh tubuh bergerak, termasuk didalamnya otak. Ada anak yang lumpuh sebagaian diusia 5 tahun dan ketika bisa dipulihkan dan bisa berangsur pulih membaik dengan bermain bola, jadi gerakan fisik bisa mempengaruhi kecerdasan anak
  • E (Eat Healthy Food dan Healthy Drink), makan harus sehat, minuman juga harus sehat, jika sejak lahir sudah makan yang ngga sehat, kadar msg tinggi, seperti kadar gula tinggi, juga berbahaya apalagi anak-anak sekarang jarang minum air putih, malah minum yang manis dalam kemasan.
  • F (Fun Edutainment), selama bejalar anak harus senang, jika belajar anak dalam keadaan sedih dan tertekan. Underpressure membuat anak tidak happy dan tidak baik untuk tumbuh kembang anak.
  • G (Good Quality of Sleep), tidur harus cukup tidak boleh kurang atau lebih, biasanya jika kurang tidur besoknya negative. 

Metode A to G in sebagai alat untuk medeksi, jika hasilnya – (minus) orangtua diharapkan punya A to G plus. Hasil – (minus) berarti anak sudah punya masalah, jadi orangtua dapat lebih berperan lebih baik lagi ada usaha untuk memperbaiki.

Nutrisi dengan Gizi Seimbang

Menurut dr. Claudia Anggi, anak itu dipengaruhi oleh Nature and Nurture, apa yang orangtua lakukan jauh mempengaruhi anak untuk kemudian hari.

Bicara Stimulasi, yang harus diingat adalah apa yang orangtua lakukan akan diserap oleh anak.Otak merupakan organ yang sangat penting dan organ yang paling cepat tumbuh adalah otak. Pada anak usia 6 tahun, maka 95% sama dengan berat otak orang dewasa. Usia o-6 tahun terjadi perkembangan yang sangat pesat dari otak anak.

anak cerdas itu sehat, kreatif, berani dan peduli
#AnakSehatItu Kreatif

1000 hari awal kehidupan yang mempengaruhi adalah dari asupan ibunya, setelah lahir anaknya mendapatkan asupan dan stimulasi yang baik sehingga dapat menentukan kecerdasan anak.

Bunda, bicara tentang anak sehat, masih enak jika anak masih dibawah satu tahun, makanan masih bisa dibuat oleh orantuanya. Namun, jika anak sudah lebih dari 1 tahun, anak sudah bisa memilih makanan sendiri dan ini menjadi pekerjaan rumah bagi orangtua.

Jika dimeja makan rumah hanya ada nasi dan ayam goreng saja, maka jangan harap anak mau makan sayur dan buah. Jika orangtua tidak suka makan sayur dan buah, maka anak juga tidak suka makan sayur dan buah. Jangan memaksa ya bun, karena anak jika dipaksa menjadi semakin trauma dan tidak mau makan sayur dan buah.

Bunda, untuk Nutrisi, dulu 4 sehat 5 sempurna, sekarang anak tidak harus diberikan pelengkap yang ke 5. Berdasarkan kementerian kesehatan dan WHO dengan standar Piramida dengan gizi seimbang, komponen paling bawah asupan air putih 8 gelas perhari, anak dehidrasi otomatis mager.

#AnakSehatItu Berani

Gizi yang besar yang harus dicukupkan oleh anak-anak yaitu karbohidrat, yang disarankan adalah karbohidrat yang komplek seperti roti, nasi, olahan roti dan tepung. Karbohidrat simpel anak yang banyak gula pasir, nanti akan menjadi hyper actife and sugar rush.

Sayur dan buah disarankan 2-3 porsi perhari, pagi, siang dan malem makan sayur dan buah, ngemilnya dikasih sayur dan buah karena sayur dan buah makanan yang kaya akan vitamin, mineral dan serat. Karbohidrat dan protein paling gampang, sayur dan buah menjadi tantangan tersendiri karena orangtua kurang makan sayur dan buah.

Protein, zat pembangun harus dicukupi baik hewani dan nabati harus seimbang, diujung tumpeng ada bintik 3 yaitu garam, gula dan minyak tidak disarankan dikonsumsi terlalu banyak, semakin runcing yang dibutuhkan tubuh semakin sedikit. Tidak disarankan melulu digoreng, selalu bikin variasi makananan yang tidak selalu di goreng, minyak bisa mengikat umami dilidah sehingga rasa nikmat ke otak lemak. Untuk Minyak paling bagus yang mengandung omega 3 dan 6 ya bunda.

#AnakSehatItu Peduli

Kondisi Anak Balita Terkini di Indonesia

Data 2017, Kemenkes RI angka stunting di Indonesia meningkat, anak tumbuhnya pendek. Bagaimana mengukur pertumbuhan anak biasanya dengan kurva who, lingkar kepala, berbanding dengan umur, tinggi badan dan berat badan anak (garis kuning).

Di Indonesia yang kekurangan gizi semakin banyak, ketika parameter tumbuh kembang, ternyata tidak tercapai artinya asupannya terganggu. Perkembangan otak terutama, walaupun anak punya pencapain perkembangan yang berbeda-beda.

Peran Nutrisi dan Bedanya Anak yang Cukup Nutrisi

Nutrisi yang penting untuk anak adalah yang mengandung omega 3, 6 dan asam lemak terbaik, vitamin dan mineral zat yang paling banyak ditemukan pada sayur dan buah dan juga menjadi bagian penting sebagai enzim yang merubah zat gizi, bisa terganggun jika zat tersebut kurang.

Selain nutrisi, mielinisasi juga mempengaruhi perkembangan otak anak, hasil penelitian menunukan bahwa "anak yang mengalami kekerasan verbal ternyata mielinnya labih sedikit". Perbuatan tidak menyenangkan kepada anak, dapat mempengaruhi perkembangan otak anak, jadi jangan dibiarkan ya bun, terus beri dukungan, ya memang pekerjaan orangtua itu melelahkan tapi menyenangkan lho bun

100 miliar sel otak anak belum saling terhubung, proses mielinisasi seperti jalan melompat, dengan jalan kaki, akan terbentuk jika nutrisinya bagus maka fungsi mielining lebih bagus.

Ciptakan Anak Cerdas dan Sehat

Pak Johan Leo, Head of Vitamin Kalbe Farma Tbk, menjelaskan bahwa KALBE sudah tumbuh besar dari vitamin. Cerebrofort sudah berusia 46 tahun, sebagai multivitamin anak untuk mendukung generasi cerdas.

Cerebrofort membuat varian untuk membantu Ibu dalam memberikan multivitamin yang disesuikan dengan kebutuhan anak, kini dengan semakin banyak pilihan, diharapkan lebih banyak anak Indonesia merasakan manfaat dari Cerebrofort.

Ada 2 varian Cerebrofort yaitu :
  • Cerebrofort sirup, mengandung Dha, Efa untuk membantu pertumbuhan otak, lisin dan biotin
  • Gummy, dengan temanya laut, berbeda dengan gummy yang lain yang tidak berisi vitamin, yang baik untuk perkembangan otak anak
Menurut Pak Johan Leo, masa depan kita ditentukan oleh generasi saat ini, generasi yang tidak hanya memiliki kecerdasan dari akademis saja, tapi sosial emosional juga. Diharapkan dapat meluruskan pandangan orangtua tentang anak cerdas dan orangtua lebih mengerti mulai mengasuh anaknya dengan benar, misalnya dengan mengasah minat dan bakat anak dalam bidang lain.

Cerebrofort Kids Got Talent

Cerebrofort dan Sang buah hati menjalin kerjasama dalam pelaksanaan Cerebrofort Kids got Talent, dan ini manjadi tahun ka 3 pelaksanaan Kids Got Talent dalam menggali dan mengembangkan bakat anak yang merupakan bagian dari 4 pilar kecerdasan anak, salah satunya anak cerdas itu berani.

Cerebrofort Kids Got Talent sebagai wadah agar anak berani, dan akan dilakukan di 5 kota besar, berawal di AEON Mall BSD Tanggerang, Hartono Mall Solo (31 Agustus - 2 September 2018), Mall AEON Cakung (7-9 September 2018), Botani Square Bogor (5-7 Oktober 2018), Baywalk Mall Pluit (26-28 Oktober 2018) dan Nipah Mall Makassar (2-4 November 2018). Grand final akan di laksanakan pada bulan Desember 2018 pada saat Indonesia Mother and Baby Expo 2018.

Kesimpulan

Anak yang berbakat adalah pemberikan dan anugrah dari Tuhan, yang harus dibantu, didampingi, menemukan keahliannya, kecerdasannya dan agar dapat menjadi generasi yang dapat menggantikan kita dimasa depan.

Anak bisa menjadi kreatif, berani dan peduli, berawal dari anak yang sehat, anak yang sehat berawal dari nutrisi yang seimbang dan bervariasi, usahan memberikan anak dengan nutrisi seimbang setiap harinya, dimulai dari nutrisi yang seimbang juga untuk Ayah dan Ibunya

Butuh perubahan dirumah, jika masih belum seimbang, usahakan berubah secara perlahan tapi pasti setiap harinya, dibanding berubah secara drastis yang membuat anak bingung menyerap yang mana yang baik.

Jika mengalami masalah dengan tumbuh kembang anak, jangan kecil hati ya bunda dan usahakan konsultasikan dengan para ahli dan jangan membanding-bandingkan anak kita dengan orang lain

Masa depan bangsa Indonesia di tentukan oleh anak-anak kita, tugas dan tanggung jawab kita semua termasuk Cerebrofort sebagai multivitamin terpercaya untuk anak-anak yang sudah 46 tahun ingin selalu memberikan yang terbaik  untuk para ibu dan keluarga Indonesia, untuk bisa membentuk generasi cerdas Indonesia.

Salam hangat,
Elly Nurul

Elly Nurul

Lifestyle Blogger. Family Traveler. Beauty Enthusiast. Who Love Share about Family Things. Married to a wonderful Husband. Mother of two adorable kids, Keenan and Dastan.

16 komentar:

  1. untuk bunda lain yg belum berkesempatan hadir, wajib bgt baca artikelnya kak elly nurul ini. lengkap dan terperinci...

    BalasHapus
  2. Saya yg ga tahu acara ini seolah hadir di acara. Reportasenya lengkap :)

    Sehat, Kreatif, Berani dan Peduli merupakan 4 aspek penting yang harus dimiliki oleh seorang anak cerdas. Saya ingat terus itu, hehehe...

    BalasHapus
  3. Waktu anak pertama, aku suka stres kalau anak ngga mau makan sayur. Tapi anak jangan dipaksa, dia akan ikutan stres kalau kita paksa ya. Biarlah mamak aja yang stres....😅😅😅

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Lengkap banget Kak Eli ada metode A to G-nya, daku jadi banyak dapat bekal dan belajar tentang parenting nih buat masa depan 👍

    BalasHapus
  6. Membangun kepedulian ini yang masih susah. Kadang emang perlu diajarin dan diajak langsung melakukannya

    BalasHapus
  7. Ulasan yang sangat menarik Mba, dan saya setuju dengan Metode A to G untuk mendeteksi stimulasi anak dan kecerdasannya, sangat penting dipahami dan diterapkan oleh para orang tua di rumah.

    BalasHapus
  8. Nutrisi yang seimbang sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak ya mbak, agar anak berani berarti darikecil sdh diajarkan berani ya mbak tapi berani dalam halpositif yaa.. wahh ilmu baru buat saya lagi nih mbak kelak sy pny anak aamiin..

    BalasHapus
  9. Bismillah.. thanx for sharing mba.. aku akan menerapkan metode A to G nya..

    BalasHapus
  10. Sehat, Kreatif, berani dan peduli. Noted!!!

    BalasHapus
  11. Akhir-akhir ini anakku suka minum Cerebrofort sirup. Awalnya agak gimana sih sama rasanya. Soalnya kan mengandung minyak ikan. Alhamdulillah lama-lama kok doyan. Soalnya minyak ikan ini penting buat tumbuh kembang anak. Makanya saya lega saat dia akhirnya mau Cerebrofort.

    BalasHapus
  12. Saat ini saya sedang rajin-rajinnya menumbuhkan rasa peduli pada anak saya. Harapan saya, semoga kedepannya ia tumbuh menjadi pribadi yang sensitif pada lingkungan dan orang-orang di sekitarnya, amiin

    BalasHapus
  13. Biar anak peduli..disiplin dan mandiri itu membimbingnya Mesty sabar banget maklum..ego anak masih tinggi ngerasa paling benar dan pengendalian urusannya..

    BalasHapus
  14. Catet banget nih buat orang tua..Kalau aku sih lagi gencar-gencarnya bonding sama anak biar mereka merasa aman dan nyaman sampai mereka tua nanti. Untuk mengajarkan kemandirian sih dari kecil ya itu juga pelan-pelan.

    BalasHapus
  15. Setuju banget kalau masa depan bangsa Indonesia di tentukan oleh anak-anak kita. Jadi ya memang boleh dibilang kalau tugas dan tanggung jawab kita semua. Memang tak mudah untuk menciptakan anak cerdas namun harus diupayakan terus ya mba

    BalasHapus
  16. Bener banget semua berawal dari badan yang sehat insyallah jiwa juga ikutan sehat. Duh...ga nyesel datang ke acara ini kemarin, jadi bisa sharing soal parenting sama kaka elly.

    BalasHapus

Instagram